Jakarta: PT PP (Persero) Tbk atau PTPP memperoleh proyek baru untuk pembangunan sejumlah kantor gedung di Kejaksaan Agung (Kejagung). Ini ditandai dengan penandatangangan kontrak Proyek Rancang Bangun Pembangunan Gedung Kantor JAMPIDUM, JAMDATUN, JAMWAS, dan BPA untuk Tahun Anggaran 2026.
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menyampaikan proyek ini merupakan wujud komitmen perseroan dalam menghadirkan kualitas eksekusi terbaik pada setiap proyek yang dijalankan.
"Bagi PTPP, proyek ini tidak hanya berfokus pada penyelesaian pembangunan fisik, tetapi juga memastikan hasil akhir dapat mendukung kebutuhan operasional pengguna secara optimal. Kami berkomitmen menjaga ketepatan waktu, kualitas, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pekerjaan," tegas Joko dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 31 Januari 2026.
Dijelaskan lebih lanjut, PTPP dipercaya untuk melaksanakan proyek dengan nilai sebesar Rp934,36 miliar (termasuk PPN) dan masa pelaksanaan 360 hari kalender. Proyek ini semakin memperkuat portofolio PTPP di segmen gedung institusional, sekaligus mencerminkan kepercayaan pemerintah terhadap kapabilitas perseroan dalam menangani proyek strategis.
Baca juga: Pembangunan Flyover Latumenten Grogol, Ini Jalan Alternatifnya
(Penandatanganan proyek pembangunan sejumlah kantor untuk gedung Kejagung. Foto: dok PTPP)
Dukung transformasi Kejagung
Menurut Joko, pembangunan gedung tersebut dirancang untuk mendukung transformasi kelembagaan Kejagung melalui penyediaan fasilitas kerja yang modern, terintegrasi, dan representatif. Kehadiran infrastruktur baru ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas koordinasi antarbidang, mempercepat proses kerja, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dari sisi bisnis, proyek ini menunjukkan konsistensi PTPP dalam mengelola proyek pemerintah dengan perencanaan yang terukur serta prospek pendapatan yang stabil. Hal ini sejalan dengan strategi perseroan dalam menjaga keberlanjutan kinerja di tengah dinamika industri konstruksi nasional.
Joko menambahkan, kepercayaan yang diberikan kepada PTPP menjadi motivasi bagi perseroan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur negara. "Khususnya pada proyek-proyek yang berdampak langsung terhadap peningkatan layanan publik," tutur dia.



