HARGA emas dunia kembali mengalami tekanan tajam akhir-akhir ini. Berdasarkan data pergerakan Gold Spot / U.S. Dollar, harga emas dunia turun drastis dari sekitar US$5.600 per ounce ke sekitar US$4.680 per ounce hanya dalam 2 hari, atau turun 16,4% dari puncaknya.
Penurunan tajam tersebut berdampak langsung pada Harga Emas Hari ini yang dirasakan di pasar Indonesia setelah dilakukan konversi kurs ke Rupiah.
Ringkasan Pergerakan Harga Emas Dunia Terbaru Keterangan Harga Emas Dunia (USD/ounce) Konversi ke IDR/ounce* Puncak harga emas US$5.600 Rp93.942.400 Titik terendah 2 hari US$4.680 Rp78.509.520 Penutupan terakhir US$4.895,44 Rp82.104.970*Kurs konversi menggunakan asumsi US$1 = Rp16.774 (kurs tengah BI terbaru)
Baca juga : Harga Emas Dunia Hari Ini 29 Januari 2026, Tembus Rp93 Juta per Troy Ounce
Mengapa Harga Emas Dunia Turun Tajam?Tren penurunan ini menjadi perhatian besar investor karena tekanan pada Harga emas dunia dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:
1. Penguatan Dolar AS (USD)Ketika dolar AS menguat, emas cenderung turun karena aset safe-haven ini menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
2. Sentimen Ekonomi GlobalData ekonomi terbaru menunjukkan indikator ekonomi AS yang kuat, sehingga memicu peralihan modal investor dari emas ke aset berisiko seperti saham.
Baca juga : Harga Emas Dunia Sentuh Rp50 Jutaan, Saham ANTM & MDKA Ikut Melonjak
Likuiditas Pasar yang MeningkatPerdagangan aktif di pasar global dengan likuiditas tinggi mempercepat aksi jual emas.
Dampak Anjloknya Harga Emas Dunia ke Pasar IndonesiaPenurunan Harga Emas Hari ini bukan hanya berdampak secara global, tetapi juga memengaruhi permintaan dan harga di pasar lokal. Turunnya harga emas bisa memicu beberapa reaksi pasar seperti:
- Tingkat pembelian emas batangan oleh investor retail meningkat karena harga turun.
- Penurunan margin keuntungan pada usaha perhiasan emas.
- Perubahan strategi investasi oleh pelaku pasar emas.
Bagi investor jangka panjang, penurunan harga emas bisa menjadi kesempatan beli (buy the dip), terutama jika tujuan investasi untuk lindung nilai (hedging) terhadap inflasi. Namun, volatilitas harga emas dunia harus tetap dipantau secara ketat karena pergerakan pasar bisa cepat berubah.
Proyeksi Harga Emas Hari Ini ke DepanPara analis memperkirakan bahwa Harga emas dunia dapat kembali mengalami volatilitas tinggi jika data ekonomi AS terus menunjukkan pertumbuhan kuat, atau jika terjadi perubahan kebijakan moneter dari bank sentral utama seperti Federal Reserve.
Kesimpulan- Harga emas dunia menunjukkan penurunan tajam hingga -16,4% dalam 2 hari, dari US$5.600 ke sekitar US$4.680 per ounce.
- Setelah dikonversi ke Rupiah, Harga Emas Hari ini di pasar Indonesia mencapai sekitar Rp82 juta - Rp94 juta per ounce tergantung titik harga acuan.
- Tren penurunan ini dipengaruhi oleh penguatan dolar AS, sentimen ekonomi global, dan likuiditas pasar yang tinggi. (Gold Spot Market/Z-10)





