BEKASI, KOMPAS.com - Tanggul Sungai Citarum yang berada di Desa Pantai Bahagia dan Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, kembali jebol pada Sabtu (31/1/2026).
Peristiwa ini mengakibatkan pemukiman warga di dua desa tersebut terendam banjir.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengonfirmasi bahwa laporan mengenai insiden tersebut baru diterima pada pagi hari.
"Kami baru dapat laporan (tanggul jebol) pukul 09.30 WIB," ucap Dodi saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu.
Baca juga: 48 Desa di Kabupaten Bekasi Terdampak Banjir, Longsor dan Angin Puting Beliung
Penyebab dan Kondisi Terkini Dodi menjelaskan, jebolnya tanggul dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem dan volume air sungai yang terus meningkat.
"Betul, curah hujan yang tinggi dan debit air Sungai Citarum tak kunjung surut mengakibatkan tanggul jebol dan tanggul kritis di beberapa titik di wilayah Desa Pantai Bahagia dan Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong," jelasnya.
Menariknya, lokasi tanggul yang jebol kali ini berbeda titik dengan kejadian serupa yang sempat terjadi pada Selasa (20/1/2026) dini hari lalu.
Hal ini menunjukkan adanya beberapa titik rawan (kritis) di sepanjang aliran sungai tersebut.
Baca juga: Banjir Bekasi Meluas, 49 Desa Terendam, 6.805 Keluarga Mengungsi
Penanganan Darurat dan Kendala Lapangan Saat ini, BPBD Kabupaten Bekasi telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum untuk melakukan tindakan darurat di lokasi.
"Kami sudah koordinasi dengan BBWS Citarum dan saat ini sedang dalam penanganan," ujar Dodi.
Namun, Dodi mengakui bahwa pihak BBWS belum dapat melakukan perbaikan secara permanen pada struktur tanggul karena terkendala kondisi alam.
"Dari BBWS Citarum belum bisa membuat tanggul permanen karena debit air Citarum masih tinggi. Yang dikerjakan penanganan sementara dengan memasang Geobag dan lain-lain," tuturnya.
Baca juga: Hujan Deras dalam 24 Jam Picu Banjir di Cirebon, Bekasi, Jakarta
Dampak Banjir di Dua Desa Hingga berita ini diturunkan, luapan air Sungai Citarum telah merendam wilayah pemukiman dengan ketinggian yang bervariasi.
"Desa Pantai Bahagia banjir tinggi muka air sekitar 10 hingga 20 cm. Desa Pantai Bakti banjir dengan tinggi muka air sekitar 10 hingga 40 cm," tambahnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477858/original/007490200_1768883456-IMG_3813_1_.jpeg)

