Susul Bitcoin, Saham Strategy Terkapar Sentuh Level Terendah 52 Minggu

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Saham perusahaan Michael Saylor, Strategy (MSTR), tertekan hingga menyentuh level terendah selama 52 minggu. Penurunan tajam ini sejalan koreksi Bitcoin akibat respons negatif pasar atas sentimen global. 

Dikutip dari Bitcoin Magazine, saham MSTR sempat anjlok hingga 10 persen dan menyentuh level terendah sesi di US$140,25. Saham Strategy terus bergerak lemah di kisaran US$142,88. 

Baca Juga :
Bitcoin Rontok ke Level Terendah 9 Bulan, Likuiditas Rp28 Triliun Lenyap!
Harga Bitcoin Terkoreksi Tertekan Keputusan The Fed, Indodax: Cerminkan Penyesuaian Pasar

Koreksi saham ini terjadi seiring tekanan kuat di pasar kripto. Khususnya Bitcoin yang menjadi faktor utama pergerakan ekuitas perusahaan.

Bitcoin sempat menyentuh titik rendah di angka US$82.134 sekitar Rp1,3 miliar (estimasi kurs Rp 16.770 per dolar AS) setelah terkoreksi tajam 7,4 per dalam 24 jam pada perdagangan Kamis, 29 Januari 2026. Aset kripto ini menunjukkan perbaikan di akhir pekan.

Investasi kripto.
Photo :
  • www.freepik.com/free-vector

Penurunan harga aset kripto tersebut langsung berdampak signifikan terhadap saham Strategy. Pasalnya, perusahaan yang dikendalikan oleh Saylor terkenal bergerak layaknya proksi leverage Bitcoin.

Strategy memosisikan diri sebagai perusahaan treasury Bitcoin, sembari tetap menjalankan bisnis perangkat lunak analitik enterprise. Namun, pergerakan saham perseroan kerap memperbesar volatilitas Bitcoin. 

Saat harga kripto terkoreksi, saham Strategy cenderung turun lebih dalam. Sehingga kerap dijadikan barometer sentimen risiko investor secara global.

Tekanan terhadap saham MSTR juga diperparah oleh pelemahan pasar saham secara luas. Sejumlah saham teknologi utama di Wall Street terkoreksi menjelang rilis laporan keuangan. 

Microsoft tercatat merosot lebih dari 11 persen, sementara Apple dijadwalkan merilis laporan keuangan setelah penutupan pasar. Di sisi lain, saham Meta justru melonjak sekitar 11 persen berkat kinerja keuangan yang solid.

Di tengah koreksi sahamnya, Strategy justru kembali menambah kepemilikan Bitcoin. Awal pekan ini, perusahaan mengumumkan pembelian 2.932 BTC senilai US$264 juta. 

Dengan transaksi tersebut, total kepemilikan Bitcoin Strategy meningkat menjadi 712.647 BTC. Manajemen menyebutkan, pembelian dilakukan pada harga rata-rata US$90.061 per koin. 

Secara akumulatif, nilai pembelian seluruh Bitcoin Strategy mencapai sekitar US$54,2 miliar, termasuk biaya dan pengeluaran lain, dengan harga rata-rata US$76.037 per BTC. Dengan kepemilikan lebih dari 712 ribu BTC, Strategy kini menguasai sekitar 3,4 persen dari total pasokan Bitcoin yang dibatasi 21 juta koin.

Baca Juga :
Harga Bitcoin Tiarap, Michael Saylor Serok 2.932 Koin Bikin Cadangan Strategy Gendut
Analis Sebut Bitcoin Akan Terus 'Berdarah' Dibandingkan Saham, Kok Bisa?
IHSG Sempat Anjlok, Bareskrim Selidiki Isu Gorengan Saham

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Amalia Fajrina Ungkap Biang Kerok Popsivo Polwan Terseok di Putaran Pertama Proliga 2026, Kapten Tim: Kami Under Perform
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Barang Bukti di Kasus Kematian Lula Lahfah: Ada Whip Pink-Obat Antidepresan
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Mantan Menteri KLHK Siti Nurbaya Akan Diperiksa Terkait Kasus Tata Kelola Industri Sawit
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Dari Michael Essien hingga Layvin Kurzawa, Deretan Superstar yang Pernah Dimiliki Persib Bandung
• 3 jam lalubola.com
thumb
Bolehkah Melampiaskan Hasrat Biologis Melalui Video Call? Begini Jawaban Ustaz Khalid Basalamah
• 16 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.