INDEF: Pasar Modal Bergerak Hati-Hati Usai Tekanan MSCI dan Mundurnya Pejabat OJK-BEI

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF, M Rizal Taufikurahman, memproyeksikan bahwa pasar modal Indonesia akan bergerak hati-hati dan cenderung volatil dalam beberapa hari ke depan, menyusul tekanan yang dipicu oleh pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan pengunduran diri sejumlah pejabat kunci di sektor keuangan.

"Proyeksi pergerakan pasar dalam waktu dekat, dalam jangka sangat pendek, pasar masih akan bergerak hati-hati dan volatil, terutama di sektor keuangan dan saham berkapitalisasi besar," ungkap Rizal.

Investor Tunggu Kejelasan Arah Kepemimpinan Pasar Modal

Menurut Rizal, investor saat ini cenderung bersikap wait and see, menantikan sinyal kepemimpinan dan transisi kebijakan yang jelas sebelum kembali melakukan akumulasi investasi.

Kondisi ini diperparah dengan pengunduran diri serentak sejumlah pejabat penting pada Jumat, 30 Januari 2026, antara lain:

  • Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman
  • Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar
  • Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi
  • Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara
  • Deputi Komisioner OJK, I.B. Aditya Jayaantara

"Jika sinyal penggantian yang kredibel muncul cepat dan tepat, tekanan bisa mereda dan IHSG kembali mengikuti faktor fundamental. Namun, tanpa kejelasan, volatilitas berisiko bertahan lebih lama," jelas Rizal.

IHSG Sempat Terkoreksi, Kini Perlahan Menguat

Pasar modal sempat mengalami tekanan signifikan setelah MSCI merilis hasil review dan rebalancing atas saham-saham di Indonesia, yang memicu aksi jual dan penyesuaian portofolio.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat:

  • Ditutup di level 8.980,23 pada 27 Januari
  • Terkoreksi ke 8.232,20 pada 29 Januari
  • Menguat kembali ke 8.329,61 pada 30 Januari

Pengunduran diri para pejabat tersebut, menurut pernyataan resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung proses pemulihan pasar modal domestik.

Rizal menilai bahwa langkah tersebut, jika diikuti dengan reformasi struktural dan penunjukan kepemimpinan baru yang kredibel, bisa menjadi momentum penting untuk mengembalikan kepercayaan investor terhadap pasar keuangan nasional.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi Ungkap Aktivitas Lula Lahfah Sebelum Ditemukan Meninggal, Sempat ke Cafe dan Rumah Sakit
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Mirza Adityaswara Resmi Mundur dari OJK, Gelombang Pengunduran Diri Pimpinan Berlanjut
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Ahok Minta Jokowi Diperiksa Jadi Saksi di Sidang Korupsi Minyak, Kejagung Beri Jawaban Tak Terduga!
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Irfan Hakim Beri Klarifikasi Usai Dituding Bela Denada di Kasus Dugaan Penelantaran Anak, sang Artis Akui Dirinya Netral
• 34 menit lalugrid.id
thumb
Kapolres Sleman Dinonaktifkan, Ini Jejak Dua Kasus yang Sempat Ditangani Bikin Heboh dan Viral
• 11 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.