Jakarta, ERANASIONAL.COM – Aktris Asri Welas mengungkapkan pengalaman tak terduga usai namanya ikut terseret dalam perbincangan publik terkait honor pemain film Sukma, garapan Baim Wong. Ucapan Baim Wong yang menyinggung nominal honor bernilai miliaran rupiah rupanya berdampak langsung pada kehidupan pribadi Asri, termasuk didatangi petugas pajak ke kediamannya.
Film Sukma yang disutradarai sekaligus diproduseri oleh Baim Wong diketahui meraih kesuksesan di layar lebar. Dalam kurun waktu 18 hari penayangan, film tersebut berhasil mencatatkan lebih dari satu juta penonton di bioskop. Capaian itu menjadikan Sukma sebagai salah satu film nasional yang mendapat perhatian besar dari publik.
Namun, di balik kesuksesan tersebut, muncul cerita lain dari para pemainnya. Asri Welas, yang turut ambil bagian dalam film tersebut, mengaku harus menghadapi konsekuensi tak terduga akibat pernyataan Baim Wong yang menyebutkan besaran honor pemain film hingga miliaran rupiah.
Kisah tersebut diungkap Asri saat berbincang dengan Ivan Gunawan dalam sebuah program yang tayang di kanal YouTube Comic 8 Revolution, Sabtu (31/1/2026). Dalam percakapan itu, Ivan Gunawan menyinggung isu yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
“Bener nggak Mbak, yang kemarin main film sama Baim Wong katanya Mbak dibayar 15 miliar?” tanya Ivan Gunawan.
Asri Welas langsung membantah angka tersebut dengan nada kesal. Ia menegaskan bahwa nominal yang beredar tidak sesuai dengan kenyataan dan justru membuatnya harus berurusan dengan pihak pajak.
“Tujuh (miliar). Gue sampai ditelepon sama pajak tuh, sebel banget gue,” jawab Asri dengan nada geram.
Menurut Asri, setelah isu honor tersebut viral, dirinya langsung menerima banyak telepon, tidak hanya dari pihak pajak, tetapi juga dari teman-teman lama yang tiba-tiba menghubunginya. Ia mengaku heran dengan perubahan sikap orang-orang di sekitarnya setelah nominal honor itu ramai diperbincangkan.
“Kalau udah miliaran, teman-teman udah langsung pada WhatsApp,” ujar Asri.
Ia bahkan menirukan pesan singkat yang diterimanya. “Langsung gini, ‘Asri apa kabar?’”
Asri pun tak menutupi kekesalannya terhadap Baim Wong yang dianggap terlalu terbuka membahas nominal honor para pemain film ke ruang publik. Dengan nada bercanda namun menyentil, Asri menyindir kebiasaan Baim yang kerap melontarkan pernyataan kontroversial.
“Baim elu mah kalau nggak viral, nggak elu deh,” selorohnya.
Pemain sitkom Suami-Suami Takut Istri itu mengaku sempat menyampaikan protes secara langsung kepada Baim Wong setelah pernyataan soal honor tersebut ramai diperbincangkan publik. Ia merasa pembahasan nominal penghasilan pribadi seharusnya tidak diumbar ke publik, terlebih dirinya memiliki tanggungan keluarga.
“Gue udah bilang gini, ‘udah gue anak tiga, gue cari duit sendiri, lu jangan dong ngomong-ngomong segini,’” kata Asri.
Namun, menurut Asri, respons Baim Wong justru terkesan santai. Ia menirukan jawaban Baim yang menurutnya lebih mementingkan keviralan.
“Haha, dia ketawa. ‘Yang penting kan viral,’” ujar Asri menirukan ucapan Baim.
Masalah tak berhenti sampai di situ. Asri mengungkapkan bahwa pihak pajak tidak hanya menghubunginya melalui telepon, tetapi juga mendatangi langsung rumahnya. Hal tersebut membuatnya terkejut dan panik.
“Kaget lah gue. Ya iya, orang pajak datang. Datang, ‘Mbak ini laporannya mana?’ gitu,” ucap Asri.
Ia mengaku langsung merasa pusing menghadapi situasi tersebut, meskipun menegaskan bahwa dirinya selalu berusaha taat pajak. Namun, keviralan nominal honor itu membuat proses klarifikasi menjadi tidak nyaman.
“Ya ampun, gue langsung pusing,” imbuhnya.
Selain urusan pajak, kehebohan tersebut juga berdampak pada kehidupan sosial Asri. Ia mengaku banyak menerima telepon dari orang-orang yang berniat meminjam uang setelah mendengar isu bahwa dirinya menerima honor miliaran rupiah.
Dengan nada bercanda, Asri kembali menyindir Baim Wong. “Baim Wong, lu lihat nih ya, berapa orang yang mau minjem duit sama gue gara-gara elu,” katanya.
Ia pun menutup ceritanya dengan candaan khasnya. “Udah tahu gue sendiri ya kan,” kelakarnya.
Pengakuan Asri Welas ini pun menuai beragam reaksi dari warganet. Sebagian menilai cerita tersebut sebagai pelajaran agar figur publik lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi sensitif, terutama terkait penghasilan, karena dapat berdampak panjang pada kehidupan pribadi orang lain.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3126990/original/086187000_1589361100-TKA_asal_China_yang_kedapatan_pulang_kampung_melalui_Bandara_Sultan_Babullah__di_Akehuda__Ternate_Utara__Rabu_13_Mei_2020.__Hairil_Hiar_.jpeg)
