Dibintangi Laura Moane, Film Sunda Emperor Gunakan 100 Persen Bahasa Sunda

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Film Sunda Emperor baru saja merilis first look-nya. Film arahan sutradara Angling Sagaran itu, hadir dengan menggunakan 100 persen bahasa Sunda.

Angling mengungkapkan bahwa film tersebut berusaha memadukan unsur drama, komedi, dan petualangan dalam balutan budaya Sunda yang autentik, tanpa kehilangan relevansi dengan penonton masa kini.

"Sunda Emperor berangkat dari keinginan kami untuk menghadirkan cerita menggunakan 100% berbahasa Sunda dengan pendekatan yang segar dan relevan bagi penonton hari ini," kata Angling dalam keterangan rilisnya.

Menurut Angling, Sunda Emperor bicara tentang bagaimana identitas dan nilai budaya bisa hidup di masa kini. Lewat film itu, Angling ingin membuktikan bahwa cerita daerah masih bisa mendapat tempat di hati penonton.

"Melalui film ini, kami ingin membuktikan bahwa cerita daerah memiliki kekuatan besar untuk tampil di layar lebar secara modern tanpa kehilangan akar budayanya," tukasnya.

Sementara itu, Laura Moane mengungkapkan tantangannya di film itu. Salah satunya saat ia diminta untuk dapat berbahasa Sunda dengan baik.

"Karena film ini 100% menggunakan bahasa Sunda. Dari awal proses reading hingga saat syuting aku banyak banget belajar," kata Laura.

Laura berusaha untuk bisa fasih melafalkan tiap kata dalam naskah yang full berbahasa Sunda itu. Sutradara hingga para cast benar-benar sangat membantunya di lokasi.

"Mulai dari pelafalan hingga cara bertutur kata agar terdengar natural saat aku mengucapkan bahasa Sunda," ungkap Laura.

"Dengan dukungan mereka akhirnya aku bisa mudah beradaptasi untuk melafalkan bahasa Sunda sampai akhirnya proses syuting selesai," tandasnya.

Sunda Emperor menceritakan Miheng (Bilal Fadh), pemuda Sunda yang hidup pas-pasan, dan memulai perjalanan untuk membuktikan kabar bahwa dirinya adalah keturunan Raja Sunda.

Bersama dua sahabatnya, Ohim (Maghara Adipura) dan Ece (Vansa Be), serta kehadiran tak terduga Eti (Laura Moane), Miheng memulai petualangan mencari jati dirinya itu.

Namun, di tengah petualangannya, mereka harus berhadapan dengan ancaman Iwan Gesrek (Itings Meledax) dan Boss Pepey (Yujeng Hensem). Prejalanan tersebut berubah menjadi pertaruhan nasib, persahabatan, dan keberanian menentukan pilihan hidup.

Dikemas dengan balutan komedi, drama, dan budaya Sunda yang kuat, Sunda Emperor direncanakan tayang tahun ini.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kerendahan Hati dan Karunia
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
Kasus Lula Lahfah, Kemenkes minta publik tak gunakan N2O di luar medis
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Bos OJK & BEI Mundur, Ketua Banggar: Menunjukkan Pertanggungjawaban Etik
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
IKA Alumni Dinilai Perkuat Pelayanan Publik dan Kerukunan Sosial di Masyarakat
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Update Kronologi Lula Lahfah Meninggal Dunia dari CCTV, Reza Arap Terekam Datang Bersama Dokter
• 10 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.