Jakarta, VIVA – PT Vopak Indonesia yang berlokasi di Cikusa Bawah, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten diduga mengalami kebocoran gas yang mengandung kimia pada Sabtu, 31 Januari 2026 siang.
Kebocoran ini ditandai dengan munculnya asap pekat berwarna oranye. Adapun sejumlah warga mengaku sesak nafas karena menghirup asap pekat tersebut.
"Kalau teknis lapangan (asap berwarna oranye) sudah clear, tidak ada apapun. Tetapi juga ini dampaknya, masyarakat bicara ada yang sesak nafas, saya minta Vopak cepat turun," ujar Wali Kota Cilegon, Robinsar, dalam sebuah kiriman video, dikutip dari VIVA Banten, Sabtu, 31 Januari 2026.
Lokasi pabrik sendiri berada di tepian pantau menuju Pelabuhan Merak. Kemudian diseberang perusahaan tersebut, terdapat perkampungan yang banyak dihuni warga.
Khawatir dengan kondisi warganya, Robinsar pun memerintahkan PT Vopak Indonesia untuk mendata kondisi dan kesehatan warga disekitar lokasi pabrik.
"Didata masyarakat saya yang terdampak dan jadi evaluasi kedepan," tuturnya.
Untuk memastikan keamanan warga dan kondisi pencemaran disekitar perusahaan penampung bahan kimia itu, Robinsar, akan memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (LH) untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.
"Besok Tim LH juga akan turun untuk memastikan itu semua dan yang pasti keselamatan warga kami," pungkas dia.


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F30%2F5f231e280e3e1c3706898d5f76fa07e2-43.jpg)

