Tembaga Tembus USD13.965/Ton, Ini 5 Saham Pilihan yang Bakal Cuan di 2026

metrotvnews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Selain harga emas dan perak yang terus merangkak naik, tembaga turut mengalami peningkatan signifikan pada akhir Januari 2026. Harga tembaga di London Metal Exchange (LME) pada Kamis, 29 Januari 2026, berhasil mencetak rekor baru dengan menembus USD13.965 per ton nyaris menyentuh USD14 ribu. Lonjakan ini turut diperkuat oleh tingginya permintaan infrastruktur kendaraan listrik (EV) dan peralihan investor ke tembaga.

Mengutip berbagai sumber, berikut lima rekomendasi saham tembaga yang cocok bagi investor di 2026:
  1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) AMMN menjadi primadona karena statusnya sebagai produsen tembaga murni terbesar yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan ini diproyeksikan meraup laba bersih hingga USD 693 juta pada 2026, seiring dengan optimalisasi tambang Batu Hijau dan fase baru di proyek Elang. Meningkatnya permintaan tembaga dalam industri kendaraan listrik dan pusat data AI, menjadikannya sebagai salah satu aset paling bernilai di tahun 2026.
  2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) MDKA terus memperkuat posisinya sebagai emiten tambang multi-mineral dengan pilar utama pada emas dan tembaga. Proyek Tujuh Bukit di Banyuwangi diproyeksikan menjadi salah satu cadangan tembaga-emas terbesar di dunia. Hal ini memberikan potensi pertumbuhan nilai jangka panjang yang sangat cocok bagi investor.
  Baca juga: Outlook Tembaga 2026: Harga Pecah Rekor dan Arah Pasar Global Selanjutnya

(Ilustrasi tembaga. Foto: Freepik)
  3. PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) Berbeda dengan emiten hulu, TBMS merupakan pemain utama di sektor hilir yang memproduksi batang tembaga (copper rods) dan kabel tembaga berkualitas tinggi. Sebagai manufaktur yang mengolah bahan baku menjadi produk siap pakai untuk industri listrik dan otomotif, TBMS diuntungkan oleh lonjakan permintaan komponen berbasis tembaga. TBMS sangat cocok bagi investor karena nilai sahamnya yang terus positif di awal tahun 2026.
  4. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) BRMS sedang bertransformasi menjadi produsen mineral strategis, termasuk tembaga melalui kepemilikan di PT Gorontalo Copper Gold. Harga saham BRMS terus menunjukkan tren positif dengan rekomendasi Trading Buy.  Percepatan pembangunan fasilitas pengolahan mineral menjadi pendorong utama kepercayaan investor untuk menaruh saham di PT ini.
  5. Freeport-McMorran Inc (FCX) Bagi investor yang ingin merambah pasar global, FCX adalah pilihan yang pas. Sebagai induk dari salah satu tambang tembaga-emas terbesar di dunia yang berlokasi di Grasberg, Papua, kinerja FCX sangat dipengaruhi oleh operasional di Indonesia. Dengan efisiensi produksi yang tinggi, FCX menjadi saham blue chip tembaga yang paling diincar di New York Stock Exchange (NYSE) saat harga komoditas sedang melonjak. (Surya Mahmuda)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Reshuffle Kabinet: Ujian Loyalitas dan Kapasitas
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Prabowo Batal Hadir di Harlah NU, Yahya Cholil Staquf: Beliau Mungkin Berhalangan
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Cari Happy Jangan Asal Coba, Dinar Candy Ingatkan Anak Muda
• 18 jam lalugrid.id
thumb
Respons Purbaya Soal Jeffrey Hendrik jadi Pjs Dirut BEI
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Inara Rusli Tetiba Laporkan Virgoun
• 17 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.