SLEMAN, KOMPAS.TV - Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya usai timnya ditahan imbang 0-0 oleh Barito Putera dalam laga penutup putaran kedua Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (31/1/2026) malam.
Hasil ini menempatkan PSS di peringkat ketiga Grup B dengan 36 poin, tertinggal satu angka dari Persipura Jayapura dan Barito Putera yang sama-sama mengoleksi 37 poin.
Meski kecewa dengan skor akhir, Ansyari menilai performa anak asuhnya, terutama di babak kedua, sudah sesuai skema yang diinginkan.
"Secara hasil kita sangat kecewa dengan 0-0. Kita di babak kedua bisa bermain dengan apa yang kita inginkan," ujar Ansyari dalam sesi konferensi pers usai laga.
Baca Juga: Pegadaian Championship 2025/2026: PSS Sleman dan Barito Putera Berbagi Poin
Ia menyoroti kesulitan timnya menembus tembok pertahanan Laskar Antasari yang bermain sangat disiplin setelah gol mereka dianulir pada babak pertama.
"Banyak peluang tapi belum bisa dikonversi gol. Barito Putera memiliki pertahanan yang bagus, compact defense," tambahnya.
Badai Cedera dan Tantangan Putaran KetigaSelain menyoroti taktik lawan, Ansyari juga menyinggung kondisi skuadnya yang sedang pincang.
Absennya pilar utama seperti Cleberson dan Injai akibat cedera diakui mempengaruhi kedalaman skuad.
"Banyak pemain utama kita cedera. Tim lain juga banyak berbenah. Semua tim berjuang untuk bisa lebih baik," jelas Ansyari.
Penulis : Danang Suryo Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- pss sleman
- ansyari lubis
- barito putera
- figo dennis
- pegadaian championship




