DPR pastikan pengganti pimpinan OJK-BEI bukan dari Danantara dan BUMN

antaranews.com
17 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal memastikan pengganti pimpinan OJK dan BEI tidak akan diisi oleh pihak yang berasal dari Danantara, Badan Pengaturan (BP) BUMN, direksi perusahaan BUMN, maupun pihak lain yang berafiliasi dengan institusi tersebut.

"Seluruh posisi yang saat ini kosong atau ditinggalkan, baik di OJK maupun di BEI, akan diisi oleh putra-putri yang kompeten dan terbaik di bidang tersebut,” kata Hekal dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

Hekal menegaskan bahwa pihaknya tetap menjalankan fungsi pengawasan secara aktif dan konstruktif guna memastikan independensi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap terjaga, sekaligus memperkuat kredibilitas dan daya saing pasar keuangan Indonesia di mata investor domestik maupun global.

Selain itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari regulator, pelaku pasar, hingga masyarakat umum, untuk tidak terjebak pada spekulasi yang berpotensi mengganggu stabilitas pasar.

Hekal juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung proses pembenahan dan penguatan infrastruktur pasar keuangan nasional secara berkelanjutan.

Pada Sabtu (31/1), Anggota Dewan Komisioner OJK telah mengadakan Rapat Dewan Komisioner yang menyepakati penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai Pejabat Sementara (Pjs.) Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK serta Hasan Fawzi sebagai Pjs. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon (PMDK) OJK.

Penunjukan tersebut menyusul mundurnya Mahendra Siregar dari jabatan Ketua Dewan Komisioner OJK; Mirza Adityaswara dari jabatan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK; Inarno Djajadi dari jabatan Kepala Eksekutif PMDK; serta I.B. Aditya Jayaantara dari jabatan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK).

Adapun di OJK, baik Friderica maupun Hasan juga tetap memegang amanah pada bidangnya seperti semula, yakni masing-masing Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen; serta Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.

Pengunduran diri empat petinggi OJK diumumkan secara beruntun pada Jumat malam (30/1). Sedangkan mundurnya Iman Rachman dari jabatan Direktur Utama BEI diumumkan pada Jumat pagi (30/1).

BEI sendiri akan mengumumkan Pejabat Sementara (Pjs.) Direktur Utama (Dirut) sebelum jam pembukaan perdagangan Bursa pada Senin (2/2).



Baca juga: PDI P nilai pengunduran massal pejabat OJK dan BEI keteladanan baru

Baca juga: Ekonom proyeksi pasar modal bergerak hati-hati beberapa hari mendatang

Baca juga: Pengamat: Pasar butuh kejelasan arah usai mundurnya petinggi OJK-BEI




Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tiga Pekan Setelah Penetapan Tersangka, Mantan Menag Yaqut Cholil Belum Ditahan. Begini Penjelasan KPK
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Komdigi Sebut AI Ubah Serangan Siber Jadi Lebih Masif, Imbau Masyarakat Waspada
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
WNI Eks Sindikat Online Scam di Kamboja Melonjak, 2.887 Orang Minta Dipulangkan
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
KPK Duga Petinggi Maktour Inisiasi Penghilangan Barang Bukti Kasus Haji
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Hasil Thailand Masters 2026: Menyerah dari Unggulan ke-7, Langkah Ana/Trias Terhenti di Babak Semifinal
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.