OJK Siap Lawan Penggoreng dan Influencer Saham

wartaekonomi.co.id
19 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan akan melakukan pembersihan besar-besaran terhadap praktik manipulasi pasar modal di Indonesia. Langkah ini menjadi prioritas utama dalam agenda reformasi pasar modal guna mengembalikan kepercayaan investor, terutama pelaku ritel.

Plt. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan lagi menoleransi aksi "goreng-menggoreng" saham yang selama ini meresahkan pasar. OJK kini bersiap meluncurkan penyelidikan masif terhadap transaksi yang mencurigakan.

Baca Juga: Tak Hanya Soal Free Float, Indonesia Akan Kejar Standar Bursa Saham Dunia

"Penguatan pengawasan dan penegakan hukum dengan segera memulai penyelidikan goreng-menggoreng saham atau manipulasi pasar secara masif," tegas Friderica di Wisma Danatara, Sabtu (31/1/2026).

Tidak hanya menyasar pelaku di lantai bursa, OJK juga menyoroti peran para pemberi pengaruh keuangan di media sosial atau finfluencer. Pengawasan terhadap kode etik pasar (market conduct) akan diperketat guna memastikan tidak ada lagi penyesatan informasi kepada publik.

"Set the tone dalam penanganan kasus besar dengan penegakan hukum yang memberikan efek jera serta penguatan pengawasan market conduct termasuk kepada para finfluencer," lanjutnya.

Friderica menambahkan bahwa reformasi ini dilakukan secara holistik dengan bersinergi bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terkait. Fokus utama OJK adalah memastikan penegakan hukum berjalan tegas dan konsisten tanpa pandang bulu.

Baca Juga: Airlangga: Pemerintah Tak Tolerir Saham Gorengan, Merusak Kepercayaan!

Upaya ini juga akan didukung oleh penguatan transparansi kepemilikan saham sesungguhnya (Ultimate Beneficial Ownership) untuk melacak keterlibatan pihak-pihak tertentu di balik pergerakan saham yang tidak wajar.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gus Yahya Angkat Bicara soal Keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Denada Digugat Rp 7 Miliar oleh Anak Kandung, Lisa Mariana Bongkar Kondisi Pilu Ressa
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Parkir, Kejujuran, dan Wajah Etika Pelayanan Publik
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Sopir Angkot di Jakut Tusuk Rekannya saat Tagih Utang
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Werder Bremen vs Gladbach: Voli Keke Topp Gagalkan Kemenangan Gladbach atas Werder Bremen
• 11 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.