DNA Lula Lahfah Ditemukan di Tabung Whip Cream? Polisi Ungkap Temuan Soal Darah di Sprei dan Tisu

grid.id
8 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Berita soal DNA Lula Lahfah ditemukan dalam sejumlah barang di kamarnya mendadak jadi sorotan. Apalagi sebelumnya sempat ramai soal adanya tabung whip cream di kamar kekasih dari Reza Arap tersebut.

Terbaru, polisi juga mengungkapkan beberapa temuan di lokasi. Seperti adanya noda bercak darah di sprei hingga tisu di kamar sang influencer.

Seperti yang diketahui sebelumnya, melansir dari Kompas.com, Lula Lahfah diberitakan meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026). Dan jasadnya ditemukan di kamar pribadinya di sebuah unit Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Kematian Lula yang mendadak tersebut pun lantas menimbulkan rasa penasaran di benak publik. Terbaru, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Mabes Polri merilis detail teknis hasil pemeriksaan barang bukti terkait kematian Lula Lahfah.

Kepolisian juga menyinggung soal keberadaan benda-benda di lokasi kejadian serta hasil uji zat kimia. Salah satu adalah ditemukannya profil DNA Lula Lahfah pada tabung berwarna merah muda bermerek Whip Pink.

Hal ini menurut polisi menunjukkan adanya interaksi langsung antara Lula dengan benda tersebut sebelum meninggal dunia. Kendati demikian, saat ditemukan oleh penyidik, tabung itu dalam kondisi kosong.

Selain pada tabung, profil DNA Lula Lahfah juga ditemukan identik pada sprei, tisu, dan kapas bekas pakai yang berada di kamar apartemen korban.

Berdasarkan analisis biologis, Azhar Darlan menyatakan bahwa darah tersebut kemungkinan besar bukan berasal dari peristiwa yang menyebabkan kematian korban.

"Darah yang ada di sprei dan tisu itu kemungkinan darah sudah lama. Ada kemungkinan saudari LL sedang dalam masa menstruasi atau datang bulan, karena secara fisik itu bukan darah baru," ujar Azhar dikutip Grid.ID dari TribunnewsBogor.com, Sabtu (31/1/2026).

Temuan tersebut juga menjadi bukti bahwa penyebab Lula Lahfah meninggal bukan karena adanya tindakan kekerasan atau penganiayaan. Tak berhenti sampai di situ.

Puslabfor juga melakukan uji toksikologi terhadap 16 item barang bukti, termasuk berbagai jenis obat-obatan cair maupun tablet.

 

Empat puluh empat butir tablet yang disita pun disebut polisi mengandung sejumlah bahan aktif medis, di antaranya citalopram, clozapin, dietilpropion, hingga mepivakain.

Dan usai DNA Lula Lahfah ditemukan pada sejumlah barang bukti, polisi Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa penyelidikan ini telah berakhir tanpa proses autopsi atau bedah mayat.

Hal ini diambil dari keputusan pihak keluarga yang memang menolak dilakukannya prosedur tersebut. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Link Live Streaming Madura United Vs PSBS Malam Ini, Kick-Off Jam 19.00 WIB
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Gaza dalam Bayangan Arsitektur Politik Tanpa Subjek
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Anggota Banser, Diperiksa 4 Februari
• 20 menit lalukompas.com
thumb
Konsisten di Marketplace! Brand Choice Platinum Award Umumkan Brand Paling Dipercaya Konsumen
• 19 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Modal dan Popularitas Tak Lagi Berpengaruh Jika Pilkada Dilakukan Secara Tak Langsung
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.