Jakarta, CNBC Indonesia - Salah satu inovasi teknologi kecerdasan buatan (AI) yang paling mengejutkan datang dari Albania. Pada September 2025 lalu, salah satu negara termiskin di Eropa tersebut mengumumkan menteri baru yang bukan manusia, melainkan robot AI bernama 'Diella'.
Dalam bahasa Albania, Diella berarti 'Matahari'. Robot AI tersebut ditugaskan untuk mengurus program pengadaan publik, sehingga kebal terhadap suap, ancaman, atau upaya untuk menjilat.
Tak berapa lama setelah pengumuman menghebohkan tersebut, Perdana Menteri Albania, Edi Rama, kembali menggegerkan dunia internasional. Ia mengumumkan 'kehamilan' Diella.
Rama mengatakan Diella 'hamil' 83 anak sekaligus yang berbentuk asisten digital untuk membantu masing-masing anggota parlemen Partai Sosial.
"Kami mengambil risiko hari ini dengan Diella. Namun, prosesnya berjalan baik. Jadi, untuk pertama kalinya Diella hamil dengan 83 anak," kata Rama dalam gelaran Global Dialogue (BGD) di Berlin, Jerman, pada Oktober 2025, dikutip dari IndianExpress.
Lebih lanjut, Rama menjelaskan peran dari asisten-asisten digital yang merupakan 'anak' Diella. Masing-masing akan bertugas sebagai asisten untuk para anggota yang berpartisipasi dalam sidang parlemen.
- Ramai-ramai Ikut Aturan RI, Habis China Kini Korea Selatan
- Mau Dikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga
Anak-anak Diella dan akan mencatat semua yang terjadi sepanjang rapat, serta memberikan saran kepada anggota parlemen. Anak-anak ini akan mendapatkan pengetahuan dari ibu mereka.
Langkah pemerintah Albania ini menunjukkan perubahan dunia besar-besaran menyusul popularitas AI yang kian pesat. AI kini sudah mulai masuk ke pemerintahan, selain 'mendisrupsi' berbagai sektor industri.
Sebagai informasi, Diella pertama kali diluncurkan pada Januari 2025 sebagai asisten virtual di platform e-Albania. Kala itu, Diella khusus membantu warga dan pelaku bisnis mengakses dokumen negara. Namun, fungsinya diperluas dan diangkat sebagai Menteri AI.
Sosok Diella sendiri ditampilkan sebagai seorang perempuan dengan pakaian tradisional Albania. Sebagai informasi, Albania adalah negara pertama yang secara resmi menunjuk entitas AI sebagai menteri pemerintah.
Tidak seperti menteri manusia, Diella sepenuhnya digital, terdiri dari kode dan piksel, menandai langkah bersejarah dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam pemerintahan.
(fab/fab)



