JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah mengukuhkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut, sebanyak 33,2 persen dari total petugas haji tahun ini merupakan perempuan.
“Tahun ini, jumlah petugas perempuan sebanyak 33,2 persen,” kata Dahnil, sebagaimana dilaporkan Jurnalis KompasTV, Sofyan Hartanto, Sabtu (31/1/2026).
Baca Juga: Wamenhaj Sebut 13 Calon Petugas Haji Dicopot saat Pendidikan karena Beragam Alasan
Ia menuturkan persentase petugas perempuan ini merupakan bagian dari kebijakan afirmatif Kementerian Haji dan Umrah (Kemenaj).
"Sesuai kebijakan Pak Menteri, Kemenhaj ingin memberikan afirmasi terhadap perempuan," ucapnya.
Kebijakan tersebut mendapatkan apresiasi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi.
Menurut Menteri Arifatul Choiri Fauzi, jumlah petugas perempuan kali ini yang tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan haji di Indonesia.
Ia menerangkan, penambahan kuota petugas perempuan sejalan dengan kebutuhan layanan jemaah haji perempuan, khususnya jemaah lanjut usia di Tanah Suci.
“Alhamdulillah, tahun ini ada 33 persen petugas haji perempuan. Ini merupakan jumlah terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan haji di Indonesia," ujar Arifatul.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- petugas haji
- petugas haji perempuan
- jumlah petugas haji perempuan
- Kementerian Haji dan Umrah
- Menteri PPPA
- haji


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489456/original/081230500_1769870755-20260131BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Irak_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-31.jpg)

