jpnn.com - TNI melalui Kodam III/Siliwangi memberikan bantuan kepada ahli waris dua polisi yang tewas karena menjadi korban kecelakaan yang melibatkan mobil dinas TNI.
Kecelakaan terjadi saat TNI dan kedua korban sama-sama terlibat penanggulangan bencana longsor di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026).
BACA JUGA: Dua Polisi Jadi Korban Lakalantas Saat Menuju Lokasi Longsor Cisarua Bandung
Berdasarkan siaran resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (31/1/2026), bantuan tersebut berupa masing-masing satu unit rumah dan satu unit sepeda motor.
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih dalam siaran pers tersebut mengatakan dirinya mewakili jajaran menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban.
BACA JUGA: Menhan Sjafrie: 4.000 ASN di Jakarta Bakal Jadi Komcad
"Tidak ada unsur kesengajaan. Sebagai bentuk tanggung jawab maka kami serahkan dua unit rumah dan masing-masing satu unit kepada keluarga almarhum," kata Kosasih kepada keluarga korban dalam siaran pers tersebut.
Tidak berhenti sampai di situ saja, Kosasih berjanji pihaknya akan memberikan beasiswa bagi anak-anak korban agar bisa mengenyam bangku pendidikan hingga perguruan tinggi.
BACA JUGA: Soal Kuota Haji Maktour, Gus Yaqut: Tidak Mungkin Itu
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan keluarga korban dapat dimudahkan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Untuk diketahui, insiden menewaskan dua polisi itu terjadi saat iring-iringan mobil dinas TNI membawa tentara melaju ke lokasi bencana longsor di Cisarua, Bandung Barat, Sabtu (24/1).
Dalam perjalanan, iringan-iringan truk TNI tersebut mengalami kecelakaan dan menabrak dua personel polisi yang mengendarai sepeda motor, yakni Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery yang sedang bertugas.(ant/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

