Terbatasnya Anggaran Bikin Jogging Track GOR Rawa Badak Belum Paving Semua

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengelola Gelanggang Olahraga (GOR) Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara, menjelaskan alasan jogging track di lokasi itu belum sepenuhnya berpaving blok.

Dari lintasan 300 meter, baru sekitar 100 meter yang memadai karena sudah dipasang paving blok.

Sisanya masih berupa jalan aspal yang tidak rata, licin karena kerikil, dan berlubang, sehingga warga yang berlari sering tergelincir.

Baca juga: Warga Jakut Keluhkan Jogging Track Rusak, Olahraga Jadi Tidak Nyaman

"Sepertinya karena terkendala di anggaran aja," kata Kiki, salah satu pengelola GOR Rawa Badak saat dikonfirmasi, Minggu (1/2/2026).

Kiki mengatakan, alat olahraga outdoor di GOR yang rusak juga belum diganti karena terkendala terbatasnya anggaran

"Itu (alat fitness outdoor) enggak ada karena rusak, berkarat, daripada membahayakan, lebih baik dibongkar," tutur dia.

Kiki belum mengetahui kapan alat baru bisa dipasang karena pengajuan anggaran untuk perbaikan fasilitas kerap ditolak.

Sejumlah warga sebelumnya mengeluhkan kondisi jogging track yang belum berpaving blok sepenuhnya.

Baca juga: Alat Olahraga Outdoor di GOR Rawa Badak Jakut Rusak

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Jogging track di sini banyak yang belum berpaving blok, kalau kita lagi lari paling sering mau kepeleset karena kan banyak batu kecil-kecil gitu, minusnya di situ," kata Paulina (27), warga yang berolahraga di lokasi.

Paulina berharap fasilitas di GOR Rawa Badak segera diperbaiki agar lebih nyaman dan aman dilalui.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kisah Munifah Wisudawan Terbaik UT Jakarta dan Impian S2 ke Jepang
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Peringatan Hari Primata 2026, Ibas Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem & Keseimbangan Alam
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Asosiasi Emiten: Implementasi Aturan Free Float 15% Perlu Dilakukan Bertahap
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Pascabencana, Kemendikdasmen Jamin Keberlanjutan Layanan Pendidikan
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Jokowi Hadiri Rakernas PSI, Menebalkan Keyakinan Partai Gajah Lulus ke DPR
• 21 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.