CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Hujan lebat yang disertai angin kencang melanda Kota Makassar, Minggu (1/2) pagi dan berpotensi berlangsung hingga sore.
Cuaca ekstrem ini sempat mengganggu aktivitas warga di sejumlah titik, terutama di kawasan pesisir.
Pantauan di area Center Point of Indonesia (CPI), angin bertiup cukup kuat hingga dahan pohon yang tinggi bergoyang. Beberapa atap bangunan bergesekan akibat hembusan angin yang datang bersamaan dengan hujan berintensitas tinggi.
Salah satu tenant di kawasan CPI segera mengevakuasi sejumlah display tokonya agar tidak rusak diterpa angin kencang
“Sudah biasa terjadi kalau hujan lebat seperti ini, mungkin karena dekat dengan laut,” ujar Anto, salah seorang karyawan di kawasan CPI.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca pada Minggu (1/2/2026) pukul 10.30 WITA.
Dalam keterangannya, BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang berpotensi terjadi mulai pukul 11.00 WITA.
Untuk wilayah Kota Makassar, BMKG memprakirakan cuaca ekstrem akan melanda sejumlah kecamatan.
"Mariso, Mamajang, Makasar, Ujung Pandang, Wajo, Bontoala, Tallo, Ujung Tanah, Panakkukang, Tamalate, Manggala, Rappocini, dan Tamalanrea,. Kondisi tersebut juga berpotensi meluas ke Kecamatan Biringkanaya dan wilayah sekitarnya," demikian dalam keterangan tertulos²BMKG Wilayah IV Makassar, Minggu pagi.
Tidak hanya Makassar, hujan lebat juga diperkirakan terjadi di beberapa daerah lain di Sulawesi Selatan, meliputi Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Sinjai, Bone, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Bulukumba, Barru, hingga Kepulauan Selayar.
Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai dampak yang dapat ditimbulkan, seperti pohon tumbang, genangan air, serta gangguan aktivitas luar ruangan akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
Laporan: Rifki




