FAJAR, MAKASSAR — Senyum dan rasa haru menyertai penyerahan bantuan alat bantu disabilitas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel.
Sebanyak 15 penyandang disabilitas dari Kabupaten Jeneponto, Kota Palopo, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Soppeng menerima bantuan berupa kursi roda, kaki palsu, alat bantu dengar, tongkat, hingga tongkat netra.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman.
Bagi Amiruddin, warga Kabupaten Jeneponto, bantuan kaki palsu yang diterimanya menjadi harapan baru untuk kembali beraktivitas.
“Saya sangat bahagia dan bersyukur. Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulsel dan semua pihak yang telah membantu,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Rasa syukur juga disampaikan Budarnawati, yang mewakili pamannya penerima bantuan kursi roda.
“Om saya lumpuh dan tidak bisa berjalan. Dengan kursi roda ini, beliau bisa lebih mudah bergerak dan dibawa ke mana-mana. Alhamdulillah,” tuturnya.
Sekda Sulsel Jufri Rahman menegaskan bahwa disabilitas bukanlah kekurangan, melainkan potensi yang harus didukung dan diarahkan.
“Jangan melihatnya sebagai keterbatasan. Jika ditangani dengan tepat, mereka memiliki potensi besar. Jadikan ini kelebihan dan kesempatan untuk menunjukkan diri lebih baik,” pesannya.
Kepala Dinas Sosial Sulsel, Abd. Malik Faisal, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam meringankan beban masyarakat.
Sementara itu, Pengurus LKS Rezeki Hidayat Jeneponto, Hasrul, mengapresiasi perhatian Pemprov Sulsel terhadap penyandang disabilitas kurang mampu.
“Dengan adanya alat bantu seperti ini, aktivitas harian mereka akan jauh lebih terbantu,” ujarnya. (*/)


