GenPI.co - Kecerdasan buatan (AI) kini membuka babak baru dalam dunia kesehatan dengan kemampuannya membaca aktivitas otak manusia.
Cincin, gelang, dan jam tangan pintar sudah mampu memantau detak jantung, tekanan darah, serta kadar glukosa. Perangkat ini diminati konsumen.
Dengan teknologi elektroensefalogram (EEG), startup Neurable mengembangkan headset yang merekam dan menguraikan aktivitas otak.
Aplikasi yang terhubung bisa membandingkan data dengan riwayat medis pengguna untuk mendeteksi adanya gangguan kesehatan.
"Apple Watch bisa mendeteksi Parkinson, tetapi hanya setelah pengguna mengalami tremor," ujar CEO Neurable Ramses Alcaide, dilansir AFP, Sabtu (31/1).
Dengan teknologi EEG, pengguna bisa mendeteksi gangguan sebelum muncul gejala fisik.
Meski demikian, kemampuan perangkat ini masih diragukan.
Peneliti dari Universitas Pennsylvania Anna Wexler mengatakan perangkat EEG yang bisa dikenakan belum cukup andal.
Produk Neurable memang belum bisa menawarkan diagnosis pasti, tetapi bisa memberi peringatan dini.
Teknologi ini mampu mendeteksi tanda-tanda depresi dan perkembangan awal Alzheimer.
Neurable juga bekerja sama dengan militer Ukraina untuk mengevaluasi kesehatan mental tentara dan mantan tawanan perang.
Sementara itu, perusahaan rintisan NAOX asal Prancis mengembangkan earbud EEG yang terhubung ke sebuah kotak kecil untuk membantu pasien epilepsi.
Kepala Inovasi NAOX Marc Vaillaud mengatakan perangkat ini mengenali "lonjakan" atau kejutan listrik abnormal di otak yang sulit dideteksi.
Perangkat ini khusus dikenakan di malam hari untuk melacak data selama beberapa jam.
NAOX bekerja sama dengan Rumah Sakit Rothschild dan Lariboisiere di Paris untuk mempelajari hubungan antara lonjakan aktivitas otak dengan Alzheimer. (*)
Heboh..! Coba simak video ini:



/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2023%2F02%2F01%2F27426384-82f2-4699-937c-1447524bf26a.jpg)