JAKARTA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan operasional RDF Plant Rorotan tetap berjalan dengan memprioritaskan keselamatan serta kenyamanan warga sekitar. Adapun operasional fasilitas tersebut sempat dikeluhkan warga terkait bau yang tak sedap.
Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan RDF Plant Rorotan merupakan infrastruktur strategis daerah yang dibangun untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah Jakarta ke depan. Pelaksanaannya tidak dilakukan secara tergesa-gesa, melainkan melalui tahapan yang terukur dan diawasi secara ketat agar tetap aman bagi lingkungan dan masyarakat.
“Operasional RDF Plant Rorotan kami jalankan secara bertahap dengan prinsip kehati-hatian. Seluruh proses berada dalam pengawasan ketat agar sistem berfungsi optimal dan tidak menimbulkan dampak bagi warga sekitar,” kata Asep.
Keluhan warga, termasuk terkait bau dan aktivitas kendaraan, ditindaklanjuti secara cepat melalui penyesuaian teknis operasional.
“Kami tidak menutup mata terhadap keresahan warga. Justru masukan dari masyarakat sekitar menjadi alarm penting bagi kami untuk melakukan perbaikan. Operasional RDF Plant Rorotan tidak dijalankan dengan pendekatan memaksakan, tetapi dengan prinsip saling menjaga dan saling menghormati,” ucapnya.
DLH memastikan seluruh sistem pengendalian emisi dan kebauan beroperasi dengan baik. Selain itu, pengangkutan sampah menuju RDF Plant Rorotan hanya menggunakan truk compactor tertutup sehingga potensi bau dan ceceran air lindi dapat diminimalkan.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489558/original/007225000_1769903333-WhatsApp-Image-2026-02-01-at-02.43.07.jpg)


