Kemenperin Perkuat SDM Industri Berdaya Saing Global lewat Vokasi Internasional

tvrinews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Jakarta

Dalam rangka mendukung visi pembangunan nasional Asta Cita, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat daya saing industri nasional agar mampu menjawab tantangan dan dinamika global. Salah satu fokus utama yang dijalankan adalah penyiapan sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing internasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa penguatan SDM industri menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan industri nasional yang berkelanjutan. Karena itu, Kemenperin secara konsisten mengembangkan pendidikan vokasi industri yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

“Ketersediaan SDM industri yang kompeten merupakan salah satu penggerak utama dalam meningkatkan daya saing industri nasional,”kata Menperin dalam keterangan tertulis, Minggu, 1 Februari 2026.

Sepanjang tahun 2025, Kemenperin mencatat telah meluluskan 5.386 siswa dan mahasiswa dari 22 unit pendidikan vokasi di bawah naungannya. Para lulusan tersebut dibekali kompetensi sesuai kebutuhan industri manufaktur, siap kerja, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. Tingkat serapan lulusan ke dunia industri mencapai 68 persen saat kelulusan, dan ditargetkan meningkat hingga 100 persen dalam enam bulan setelah lulus.

Sebagai unit kerja yang bertanggung jawab dalam pengembangan SDM industri, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin terus memperluas kolaborasi strategis dengan mitra industri dan institusi pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri.

Salah satu wujud kolaborasi tersebut ditunjukkan melalui kelulusan mahasiswa Politeknik ATK Yogyakarta yang mengikuti Program Luban–Mozi College, hasil kerja sama dengan Sailun Group dan Qingdao Technical College (QTC) dari Tiongkok. Kelulusan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2026.

Politeknik ATK Yogyakarta, yang berada di bawah naungan BPSDMI dan berfokus pada pengembangan industri kulit, karet, dan plastik, sebelumnya telah menyeleksi dan mengirimkan 10 mahasiswa untuk mengikuti program tersebut di Tiongkok sejak September 2025.

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi menyampaikan bahwa Program Luban–Mozi College merupakan bentuk nyata kolaborasi global antara pendidikan dan industri dalam mencetak SDM unggul.

“Pengalaman belajar langsung di lingkungan industri internasional menjadi bagian penting dalam membentuk smart talent yang siap menghadapi era industri modern,” ujar Doddy.

Ia menambahkan, SDM industri masa depan tidak hanya dituntut menguasai kompetensi teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan transformasi digital dan penerapan smart manufacturing.

Program vokasi ini berlangsung selama empat bulan dengan pemanfaatan teknologi mutakhir, seperti Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI), serta dilengkapi pembelajaran Bahasa Mandarin sebagai penguatan kompetensi global.

Mahasiswa lulusan Program Luban–Mozi College tercatat sebagai mahasiswa internasional pertama yang dibina langsung oleh Sailun Group dan QTC. Sebagian peserta berhasil lulus simulasi ujian kemampuan Bahasa Mandarin HSK Level 3, sementara lainnya mencapai simulasi HSK Level 4.

President QTC Xing Guanlu menyatakan bahwa program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat integrasi internasional antara industri dan pendidikan, sekaligus mendukung strategi going global.

“Saya berharap para peserta dapat membawa kembali ke Indonesia pengetahuan, pengalaman, serta pemahaman yang diperoleh di Tiongkok, dan menjadi profesional yang unggul secara teknis, mahir berbahasa Mandarin, serta memiliki wawasan budaya yang luas,”ungkap Guanlu.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Timnas Futsal Indonesia Jadi Juara Grup A, Target Semifinal Piala Asia
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Rekap Hasil Lengkap Liga Inggris Semalam dan Klasemen Terbaru: Tim-Tim Besar Kompak Kembali ke Jalur Kemenangan
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Diskusi 5 Jam, Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Tokoh
• 4 jam laludetik.com
thumb
Jokowi Mati-matian untuk PSI, Golkar: Harus Lolos Verifikasi Pemilu Dulu
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Menteri Ekonomi Prabowo Merapat ke Wisma Danantara, Bahas Calon Dirut Baru BEI
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.