Hilirisasi Petrokimia Diperkuat, Polytama Andalkan Bahan Baku Kilang Pertamina

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Indramayu: Sinergi Pertamina Group turut memperkuat hilirisasi petrokimia nasional. Hal ini terwujud melalui perusahaan afiliasi PT Pertamina (Persero), PT Polytama Propindo (Polytama) mengandalkan pasokan propylene dari PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit VI Balongan untuk memproduksi polypropylene bernilai tambah bagi industri dalam negeri.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengungkapkan, selain memproduksi BBM, kilang-kilang Pertamina juga menghasilkan produk antara (intermediary) yang menjadi bahan baku penting bagi industri petrokimia nasional. Peran ini sejalan dengan upaya Pertamina dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya energi serta memperkuat ketahanan industri dalam negeri.

"Eksistensi Pertamina melalui Polytama, menjadi bukti peran Pertamina dalam mendorong hilirisasi migas," jelasnya.  


Suasana Polytama Propindo di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Jumat, 30 Januari 2026. (Dok. Pertamina)

Direktur PT Polytama Propindo, Dwinanto Kurniawan, menegaskan bahwa Polytama merupakan bagian integral dari ekosistem Pertamina Group yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Polytama tidak berdiri sendiri. Kami merupakan bagian dari sistem industri nasional yang menghubungkan sektor hulu dan hilir, mulai dari kilang hingga ke industri manufaktur. Integrasi ini menjadi fondasi penting bagi ketahanan industri petrokimia Indonesia,” ujar Dwinanto.
  Baca Juga: Buktikan Komitmen Ketahanan Energi, Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Lapangan Aljazair ke Tanah Air
Bahan baku propylene dipasok dari Kilang Pertamina RU VI Balongan melalui jaringan pipa sepanjang sekitar empat kilometer. Rata-rata pasokan dari Kilang Balongan mencapai 250 ribu ton per tahun. Selanjutnya, bahan baku tersebut diolah menggunakan teknologi Spheripol dari LyondellBasell untuk menghasilkan produk polypropylene berkualitas.


Seorang pekerja Polytama Propindo sedang melakukan pengecekan di Area Wilayah Kerja Polytama Propindo di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Jumat, 30 Januari 2026. (Dok. Pertamina)

Produk polypropylene Polytama dipasarkan dalam berbagai jenis (grade) untuk memenuhi kebutuhan sektor kemasan, peralatan rumah tangga, industri kesehatan, hingga ritel. Polypropylene ini digunakan oleh berbagai industri untuk membuat olahan plastik seperti alat rumah tangga dan alat makan plastik, serat fiber untuk membuat benang, dan sebagainya. 

Saat ini, kapasitas produksi maksimal Polytama mencapai 300 ribu ton per tahun dan direncanakan meningkat menjadi 600 ribu ton per tahun melalui pengembangan fasilitas baru dengan dukungan pasokan bahan baku dari kilang-kilang Pertamina di seluruh Indonesia. 


Produksi polypropylene (Dok. Pertamina)

“Pemanfaatan propylene dari kilang Pertamina ini berperan strategis dalam mengurangi ketergantungan impor bahan baku petrokimia, serta memperkuat ketahanan industri petrokimia nasional. Ini sekaligus memperkuat nilai tambah sumber daya dalam negeri,” ujar Baron.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kedaulatan Ekologi: Menakar Ulang Pertahanan Negara dalam Krisis Lingkungan
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Friderica Ungkap Kronologi Jadi Plt Ketua-Wakil OJK
• 53 menit lalubisnis.com
thumb
Modal Changan Deepal S07 Sasar Konsumen Profesional Melek Teknologi
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Didampingi Prananda Prabowo, Megawati Bertolak ke UEA Hadiri Zayed Award 2026
• 2 jam laludetik.com
thumb
Lula Lahfah Meninggal karena Kehabisan Napas, Polisi: Bukan Kekerasan
• 23 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.