TNI Bawa Perpustakaan Keliling ke Perbatasan RI

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews-NTT

Satgas Yonarhanud 2 Kostrad hadirkan akses buku gratis demi masa depan anak-anak di pelosok NTT.

Di tengah keterbatasan akses pendidikan di wilayah beranda terdepan Indonesia, sebuah inovasi bergerak muncul untuk menjembatani kesenjangan literasi. 

Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad meluncurkan unit "Alap-Alap Smart Car" sebagai upaya memperluas akses pengetahuan bagi anak-anak di perbatasan.

Kendaraan yang telah dimodifikasi menjadi perpustakaan interaktif tersebut menyambangi SDN Lemon di Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). 

Kehadiran personel TNI di sekolah tersebut tidak hanya membawa misi keamanan, tetapi juga membawa misi edukasi melalui ratusan koleksi buku bacaan berkualitas.

Mendekatkan Jendela Dunia

Bagi siswa-siswi di Desa Lemon, akses terhadap literasi sering kali terhambat oleh kondisi geografis dan minimnya fasilitas perpustakaan yang memadai. 

Program "Smart Car" ini dirancang untuk memecah keheningan tersebut dengan menghadirkan suasana belajar yang rekreatif namun edukatif di luar ruang kelas.

Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas, Letkol Arh Endis Fahrul Rizal, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kepedulian terhadap masa depan generasi muda di wilayah terpencil. 

Ia menekankan bahwa jarak geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi anak bangsa untuk mencintai buku.

"Kehadiran Smart Car ini adalah upaya kami untuk memotivasi anak-anak di perbatasan agar lebih gemar membaca. 

Kami ingin memastikan bahwa meski mereka berada di wilayah terpencil, akses terhadap ilmu pengetahuan tetap berlangsung," ujar Letkol Arh Endis Fahrul Rizal dalam keterangan resminya di Puspen TNI yang dikutip Minggu 1 Februari 2026.

Kedaulatan dan Kecerdasan Bangsa

Kegiatan teritorial inovatif ini dipandang sebagai bentuk nyata sinergi antara pertahanan negara dan pembangunan sumber daya manusia. Satgas Yonarhanud 2 Kostrad menempatkan literasi sebagai instrumen penting dalam menjaga kedaulatan jangka panjang melalui kecerdasan anak bangsa.

Program ini bukan merupakan aksi tunggal, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat untuk mengatasi krisis akses bacaan di wilayah pelosok. 

Dengan pendekatan humanis, personel TNI di lapangan berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa memilih dan memahami isi bacaan, menciptakan interaksi yang hangat antara penjaga perbatasan dan masyarakat setempat.

Melalui langkah kecil dari kendaraan modifikasi ini, harapan besar sedang disemai: agar anak-anak di perbatasan Indonesia-Timor Leste memiliki bekal pengetahuan yang sama kuatnya dengan semangat mereka menjaga tanah air.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kasus Ditutup, Polisi Pastikan Kematian Lula Lahfah karena Kehabisan Nafas: Tidak Ada Tindak Pidana
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Jokowi Siap Blusukan Lagi Demi PSI, Begini Kalimatnya
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Modal Changan Deepal S07 Sasar Konsumen Profesional Melek Teknologi
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
PPATK Endus Duit Tambang Emas Ilegal Rp 992 Triliun, Rp 155 T Mengalir ke Luar Negeri
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Siaga Cuaca Ekstrem, KAI Siapkan Jurus Amankan Operasional Kereta Api
• 11 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.