Segera Mekar, Bunga Bangkai di Kebun Raya Bogor Jadi Sarana Edukasi Konservasi

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,BOGOR -- Bunga bangkai raksasa _Amorphophallus titanum_ yang saat ini berstatus Terancam Punah (Endangered) diperkirakan akan mekar sempurna pada 3 Februari 2026 di Kebun Raya Bogor. Mekarnya bunga bangkai raksasa ini menjadi momen langka karena bunga ini terakhir kali mekar pada 2014.

Fenomena langka ini menarik perhatian Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, yang turut meninjau ke Kebun Raya Bogor pada Sabtu (31/1/2026). Saat kunjungan, bunga bangkai raksasa ini tingginya telah mencapai 120 centimeter dengan diameter kuncup sekitar 21 centimeter.

Baca Juga
  • Konvoi Bawa Celurit dan Sempat Melawan Petugas, Enam Remaja Geng Motor Diamankan
  • Indonesia Punya Modal Ini untuk Kuasai Pasar Wisata Halal Global
  • Gunakan Pesawat CASA C-212, Kang DS Bersama Forkopimda Tebar 5,2 Juta Benih Tanaman

Arif menjelaskan, _Amorphophallus titanum_ merupakan spesies yang dilindungi dan tergolong sebagai Endangered Species menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN). Di Kebun Raya sendiri ada sembilan jenis bunga bangkai yang ditanam sejak 1992.

“Nah memang kalau kita lihat pola pemekarannya memang masih tidak teratur, sehingga para periset ini masih terus berusaha memahami bagaimana pola pemekaran karena kadang setiap 3 tahun, kadang setiap 2 tahun dan bahkan terakhir mekar 2014. Nah ini diperkirakan akan mekar mungkin tanggal 3 Februari dan ini akan menjadi momen yang sangat penting bagi pecinta biodiversity yang ada di Indonesia ini,” kata Arif di sela kunjungannya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurut Arif, momen ini penting untuk disaksikan khalayak, khususnya anak-anak agar mengetahui betapa kayanya keanekaragaman hayati di Indonesia. Sebab, tidak semua negara memiliki keanekaragaman seperti di Indonesia, yang sebagian di antaranya terdapat di Kebun Raya Bogor

“Saya kira ini adalah tempat yang bagus untuk bisa belajar tentang tanaman-tanaman, pohon-pohonan dan berbagai tanaman-tanaman langka. Memang tanaman langka ini juga harus dikonservasi dan Kebun Raya merupakan bagian program dari pemerintah untuk mengkonservasi tanaman-tanaman langka itu,” jelasnya.

Ia berharap, Kebun Raya Bogor tidak hanya menjadi tempat penelitian dan koleksi, tapi juga bisa menjadi tempat edukasi konservasi, yang dikemas dengan bentuk wisata edukatif. Hal itu diyakininya bisa menambah kepedulian masyarakat luas, terhadap pentingnya keanekaragaman hayati di Indonesia.

Oleh karena, Arif menegaskan, Indonesia harus bisa membuktikan diri sebagai negara yang punya kekayaan keanekaragaman hayati dan bisa mengelola dengan baik. Sehingga aneka biodiversitas yang ada di Indonesia, termasuk yang terdapat di Kebun Raya bisa terus dipertahankan secara berkelanjutan.

“Sekali lagi Indonesia ini punya kekayaan yang luar biasa dari keanekaragaman hayati dan ini harus benar-benar kita jaga. Nah kemampuan kita menjaga ini akan sangat menentukan posisi Indonesia di mata dunia apakah Indonesia sebagai negara yang memiliki kekayaan ini bisa merawat dan mengelolanya,” kata Arif.

 

 

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Thom Haye Merasa Emosional saat Persib Hadapi Persis: Terbayang Sang Kakek dan Doakan Lolos Degradasi
• 19 jam lalubola.com
thumb
Reaksi Menkeu Purbaya soal Nasib IHSG Senin Besok: Kenapa Lo Bilang Kebakaran?
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Gonjang-ganjing Pasar Saham RI, Modal Asing Kabur Rp 12,55 T Sepekan
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Sekjen Golkar Ingatkan Bahaya Multipartai Ekstrem bagi Sistem Presidensial
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Lokasi Riza Chalid Sudah Diketahui Interpol, Kapan Ditangkap?
• 48 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.