Trump Buka Peluang Kesepakatan Baru dengan Kuba, Tetap Tekan Lewat Tarif dan Status Darurat

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan keyakinannya bahwa Washington dan Havana dapat mencapai kesepakatan untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang tengah melanda Kuba, sekaligus membuka peluang kunjungan bagi warga AS keturunan Kuba ke tanah leluhur mereka.

Dalam pernyataannya kepada wartawan pada Minggu, Trump mengatakan bahwa otoritas Kuba mungkin akan “datang kepada kami dan membuat kesepakatan, sehingga Kuba dapat bebas kembali.”

Langkah Eksekutif dan Tekanan Ekonomi

Sebelumnya, pada Kamis (29 Januari 2026), Trump menandatangani perintah eksekutif yang memungkinkan AS memberlakukan tarif impor terhadap negara-negara yang menjual atau memasok minyak ke Kuba.

Langkah ini diiringi dengan deklarasi keadaan darurat nasional, dengan dalih bahwa pemerintahan Kuba menimbulkan ancaman terhadap keamanan nasional Amerika Serikat.

Meskipun membuka kemungkinan dialog, Trump tetap menegaskan posisi keras terhadap pemerintahan di Havana.

Fokus pada Diaspora Kuba di AS

Trump juga menyuarakan dukungan bagi warga AS keturunan Kuba, yang selama ini mengalami hambatan untuk mengunjungi kerabat mereka di Kuba akibat ketegangan diplomatik.

Ia menyatakan bahwa pemerintah Kuba telah memperlakukan diaspora secara tidak adil dan menginginkan perbaikan dalam hubungan antarmanusia, terlepas dari dinamika politik.

Krisis Kemanusiaan di Kuba

Kuba saat ini sedang menghadapi krisis multidimensi yang makin memburuk:

Pemadaman listrik harian yang berlangsung lebih dari 12 jam

Kelangkaan pangan, obat-obatan, dan bahan bakar

Tekanan ekonomi akibat sanksi AS yang telah berlangsung lebih dari 60 tahun

Pemerintah Kuba menyalahkan sanksi sebagai penyebab utama krisis, sementara sejumlah negara dan lembaga internasional menyerukan diakhirinya embargo ekonomi AS.

Pernyataan terbaru Trump ini menandai babak baru dalam relasi AS–Kuba, dengan kemungkinan pendekatan diplomatik baru yang masih dibayangi tekanan ekonomi dan kebijakan luar negeri agresif.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wakapolda Metro Jaya Tegaskan Lantas dan SPKT Garda Terdepan Pelayanan Polri, Tekankan 3S dan Integritas
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Istri Pak Oles Sah Jadi Anggota DPRD Bali, PAW Almarhum Ray Yusha
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Wakapolda Metro Jaya: SPKT jadi garda terdepan pelayanan kepada publik
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
CIO Danantara pastikan demutualisasi BEI tak picu konflik kepentingan
• 25 menit laluantaranews.com
thumb
Tekan Sampah dan Sisa Pangan, Pemprov Jabar Didorong jadi Percontohan untuk Indonesia
• 6 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.