BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Senin, 2 Februari 2026. Fokus utama dinamika atmosfer saat ini tertuju pada pemantauan Bibit Siklon Tropis 98P di daratan Australia bagian utara dan munculnya beberapa sirkulasi siklonik yang memicu potensi cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Indonesia.
Berikut adalah prakiraan cuaca untuk kota-kota besar di Indonesia:
Pulau Sumatra
Baca juga : Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini 10 Desember 2025: Sejumlah Wilayah Berisiko Hujan Lebat dan Petir
* Berawan Tebal: Banda Aceh
* Hujan Ringan: Medan, Pekanbaru, Padang, Pangkalpinang, Bandar Lampung
* Hujan Sedang: Jambi, Bengkulu
Baca juga : Prakiraan Cuaca Sabtu 22 November 2025: Hujan Lebat di Aceh dan Sejumlah Wilayah
* Hujan Petir: Palembang
Pulau Jawa
* Hujan Ringan: Jakarta, Serang, Bandung
* Hujan Sedang: Semarang, Yogyakarta, Surabaya
*Pulau Bali dan Nusa Tenggara*
* Hujan Ringan: Denpasar, Mataram, Kupang
Pulau Kalimantan
* Hujan Ringan: Pontianak, Samarinda, Palangkaraya
* Hujan Petir: Tanjung Selor, Banjarmasin
Pulau Sulawesi
* Udara Kabur: Palu
* Berawan Tebal: Manado
* Hujan Ringan: Makassar, Mamuju
* Hujan Petir: Kendari
Wilayah Timur Indonesia
* Berawan/Berawan Tebal: Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura
* Hujan Ringan: Nabire, Jayawijaya
* Hujan Petir: Merauke
Analisis Dinamika Atmosfer
Saat ini, Bibit Siklon Tropis 98P terpantau berada di daratan Australia bagian utara dengan kecepatan angin maksimum 15 knot. Meskipun saat ini potensi menjadi siklon tropis dalam 24-48 jam ke depan masih kategori rendah, intensitasnya diprediksi meningkat perlahan dengan kecepatan angin mencapai 25 hingga 30 knot seiring pola sirkulasi yang semakin tertutup.
Sistem ini membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) dan perlambatan angin (konvergensi) di Samudra Hindia Selatan Pulau Timor, Laut Timor, Laut Arafuru, hingga pesisir selatan Papua.
Selain itu, terdapat Sirkulasi Siklonik di Samudra Hindia barat Sumatra Utara, barat daya Banten, serta Samudra Pasifik utara Papua Nugini. Sirkulasi tersebut menginduksi terbentuknya jalur konvergensi yang memanjang di wilayah Aceh, Sumatra Utara, pesisir barat Sumatra Barat, hingga Papua.
Kondisi atmosfer yang labil ini memicu pertumbuhan awan hujan secara masif di sekitar pusat sirkulasi dan di sepanjang daerah pertemuan angin tersebut.
Peringatan Dini
Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi cuaca yang cukup signifikan di berbagai wilayah Indonesia. BMKG menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di wilayah:
* Aceh
* Sumatra Utara
* Bengkulu
* Sumatra Selatan
* Lampung
* Bangka Belitung
* Jawa Barat
* Jawa Tengah
* Yogyakarta
* Jawa Timur
* Bali
* Nusa Tenggara Barat (NTB)
Pastikan untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG di website www.bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG, atau media sosial resmi di @infobmkg.




