Berdasarkan pantauan di lokasi, rombongan keluarga tiba sekitar pukul 17.20 WIB. Terlihat hadir sang ayah dan ibu, didampingi oleh kakak perempuan Lula, Farah Dibba Shavira, serta adik laki-lakinya, Shaquille Sultan Pahlevi.
Tidak hanya keluarga, sejumlah sahabat dekat Lula juga tampak setia menemani untuk memberikan dukungan.
Pusara Cantik Bertabur Bunga Matahari
Ada pemandangan yang menyentuh hati saat prosesi ziarah berlangsung. Farah Dibba Shavira, sang kakak, terlihat dengan telaten menghias pusara adiknya.
Bukan hanya taburan bunga, Farah secara khusus menata beberapa tangkai bunga matahari di atas makam Lula. Ia juga memetik kelopak bunga matahari dan disusun mengelilingi pusara sang kakak.
Warna kuning cerah dari bunga matahari tersebut tampak kontras di atas gundukan tanah, seolah melambangkan kepribadian mendiang Lula yang dikenal ceria semasa hidupnya.
Isak Tangis Sang Kakak
Suasana semakin emosional ketika keluarga mulai membacakan doa-doa. Di tengah lantunan ayat suci, Farah tak kuasa menahan kesedihannya. Ia tampak menangis tersedu, meratapi kepergian sang adik yang begitu cepat. Ayah dan ibu Lula juga terlihat berusaha tegar meski raut duka mendalam tak bisa disembunyikan dari wajah mereka.
Momen Haru Sang Adik Bungsu
Baca Juga: Enggan Tanggapi Isu Miring Kematian Lula Lahfah, Ibot: Saya Hanya Ingin Mengenang yang Baik Saja
Sebelum meninggalkan area pemakaman, sebuah momen menyentuh dilakukan oleh adik bungsu Lula, Shaquille Sultan Pahlevi. Sebelum beranjak, Shaquille tampak mendekatkan wajahnya dan mencium kumpulan bunga matahari yang menghiasi pusara kakaknya.
Aksi polos namun penuh kasih dari sang adik laki-laki ini seolah menjadi pesan perpisahan terakhir sekaligus tanda kerinduan yang mendalam untuk sang kakak tercinta.
Keluarga dan para sahabat akhirnya meninggalkan lokasi pemakaman saat hari mulai gelap, setelah memastikan pusara Lula terhias cantik dan doa-doa terbaik telah dipanjatkan untuk almarhumah.
Selain keluarga, sebelumnya sahabat Lula dan Reza Arap, Ibot, juga terlihat berziarah. Ini merupakan kali pertama Ibot ke tempat peristirahatan terakhir Lula.
"Iya baru sempat (ziarah). niatnya waktu itu pas tahlilan tiga hari, cuma kemalaman. Jadi kayaknya sekarang saja, sekalian bareng sahabatnya Lula juga berdua gitu," ucap Ibot.
Ia mengenang sosok Lula sebagai pribadi yang ceria dan juga baik. Menurutnya, tutur kata Lula tak pernah menyakiti orang lain.
"Banyak melawak ya, terus receh. Apa pun ditertawakan. Yang jelas baik sih dia. Dia enggak ada satu kata pun yang nyelekit," timpalnya.
Diberitakan sebelumnya, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya di kawasan Dharmawangsa, Jumat (23/1/2026) dalam kondisi pintu terkunci. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan menemukan sejumlah obat-obatan di lokasi kejadian.
Jenazah Lula telah dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur pada Sabtu siang. Prosesi pemakaman dihadiri oleh sahabat-sahabat dekatnya seperti Reza Arap, Keanu Agl, Dara Arafah, hingga Greta Irene.(*)
Artikel Asli



