Kondisi Bocah SD di Cianjur yang Digigit 8 Anjing: Trauma, Tak Ada Gejala Rabies

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

CS (7 tahun) bocah perempuan asal Desa Mekarjaya, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang terluka akibat diserang delapan ekor anjing liar, kondisinya mulai membaik. Namun, peristiwa nahas itu menyisakan trauma berat bagi korban.

Kepala Desa Mekarjaya Ahmad Saripudin mengatakan, korban sudah kembali dan mendapat perawatan di rumah. Namun, kondisi mentalnya tidak seceria sebelum peristiwa itu terjadi.

"Sudah kembali ke rumahnya, tinggal menyembuhkan sisa luka bekas gigitan serangan anjing liar. Kita rutin, kontrol ke rumah sakit untuk memastikan lukanya tidak terinfeksi virus rabies dari anjing liar itu," kata Saripudin, kepada kumparan, Minggu (1/2).

Meskipun kondisi luka bekas gigitan anjing liar dipastikan membaik, kata Saripudin, korban kini mengalami trauma cukup berat sehingga jajarannya berinisiatif memberikan trauma healing.

"Kita sudah berkonsultasi dinas terkait agar bisa mendapatkan trauma healing supaya korban kembali ceria usai kejadian nahas yang menimpanya," jelasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Sayang Cianjur dr Yuli mengungkapkan, korban masih dalam pemantauan dan pengawasan tim medis rumah sakit, meskipun sudah kembali ke rumahnya.

"Sementara, kita pastikan tidak ada terinfeksi rabies. Karena, saat penanganan awal saat kejadian korban langsung diberikan tindakan vaksin antirabies. Secara, kondisinya terus membaik," kata Yuli.

Yuli menjelaskan, sejumlah luka yang dialami korban sudah mendapatkan penanganan maksimal dari tim medis, dan saat ini penanganannya dilanjutkan di instalasi rawat jalan RSUD Sayang.

"Sementara, dari dinas terkait masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari hewan anjing liar sempat menyerang korban," imbuhnya.

Sebelumnya, CS terluka parah pada sekujur tubuhnya akibat diserang delapan ekor anjing liar.

Peristiwa nahas itu berawal saat korban sepulang sekolah berjalan kaki melintasi area perkebunan. Tiba-tiba ia diadang delapan ekor anjing liar. ANjing-anjing itu langsung menyerang dengan menggigit dan mengoyak tubuh korban hingga terluka parah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lobi dan Kesadaran: Kepemimpinan Egaliter Azhar Arsyad dalam Membesarkan PKB
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Peringatan Hari Primata 2026, Ibas Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem & Keseimbangan Alam
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Tegaskan Pemerintah Tak Toleransi Praktik Goreng Saham, Menko Airlangga: Dukung Penuh Proses Hukum
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Urgensi Mitigasi Ruang Bawah Tanah
• 11 jam laludetik.com
thumb
Kampung Nelayan di Sukabumi Hampir Rampung, KSP: Tersedia Kios untuk Jualan hingga Cold Storange
• 6 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.