Wamenhaj salurkan bantuan pendidikan untuk korban banjir Aceh Tamiang

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak bersama tim Matahari Pagi Indonesia kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh Tamiang.

“Hari ini saya berada di SDN 1 Kuala Simpang. Kebetulan saya pernah bersekolah di sini saat SD. Tadi kami membagikan bantuan alat-alat sekolah untuk murid-murid yang terdampak,” ujar Dahnil dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Kehadiran Wamenhaj dan Tim Matahari Pagi Indonesia kali ini berfokus pada pemulihan sektor pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Bantuan yang disalurkan meliputi perlengkapan sekolah, pakaian layak pakai, sembako, hingga alat-alat bangunan guna mendukung proses pemulihan pascabencana, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau alat berat.

“Di lokasi ini juga banyak bapak-bapak TNI yang bertugas membenahi sekolah pascabencana. Karena alat berat tidak bisa masuk, mereka bekerja menggunakan alat sederhana seperti cangkul dan sekop. Alhamdulillah, kondisinya sekarang jauh lebih baik,” ujar Wamenhaj.

Menurutnya, Matahari Pagi Indonesia turut membawa alat-alat bangunan untuk membantu tugas para personel TNI yang bergotong royong memperbaiki fasilitas pendidikan di Kuala Simpang dan wilayah sekitar.

Ia menjelaskan penyaluran bantuan juga akan menjangkau beberapa sekolah lain melalui koordinasi dengan aparat TNI yang bertugas langsung di lokasi bencana, khususnya di daerah yang tidak terjangkau alat berat.

Wamenhaj juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh dan sekitarnya.

“Kami berharap masyarakat Aceh Tamiang percaya bahwa pemerintah terus bekerja maksimal melalui bapak-bapak TNI-Polri dan seluruh unsur terkait. Presiden ingin memastikan proses recovery dapat segera pulih, dengan fokus pembenahan saat ini di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenhaj bersama Tim Matahari Pagi Indonesia berkeliling ke sejumlah SD dan SMP di Aceh Tamiang untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yang terdampak banjir bandang.

Kunjungan ini menjadi yang kelima kalinya dilakukan Wamenhaj dalam rangka memantau langsung dan bergotong royong membantu pemulihan Aceh Tamiang, daerah yang juga memiliki nilai emosional karena menjadi tempat ia menghabiskan masa sekolah dasar.

Sebelum menuju Aceh Tamiang, Wamenhaj juga menyempatkan diri mengunjungi Desa Salahaji, Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Di desa kelahirannya tersebut, ia bertemu dan bercengkrama dengan warga, bernostalgia bersama masyarakat yang mengenal baik keluarga besarnya.



Baca juga: Pemkab: Destinasi wisata Aceh Tamiang masih lumpuh pasca-bencana

Baca juga: Aceh perlahan pulih, jalan hingga saluran air serentak dibersihkan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
5 Orang Tewas Akibat Ledakan Gas di Iran, 14 Terluka
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Viral Aksi Heroik Dokter Selamatkan Balita Kejang dalam Pesawat Citilink
• 11 jam laludetik.com
thumb
4 Pejabat OJK Mundur, Friderica Ungkap Strategi Besar Selamatkan Pasar Modal
• 21 jam laludisway.id
thumb
Catat! Begini Aturan Lembur dan Cara Hitung Upah Lembur
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Huawei Hadirkan MatePad 11.5 New Standard Edition untuk Produktivitas Entry-Level
• 16 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.