Tragedi Longsor Bandung: Dua Anak Tewas Tertimpa Tanah

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Bencana tanah longsor melanda Kampung Mekarsari, Desa Tribakti Mulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada Minggu (1/2). 

Musibah ini mengakibatkan dua orang anak meninggal dunia setelah rumah yang mereka huni diterjang material tanah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Wahyudin mengungkapkan bahwa bencana tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. 

Curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut disinyalir menjadi penyebab utama pergerakan tanah yang tidak stabil.

“Longsoran memiliki tinggi sekitar 15 meter dengan panjang kurang lebih enam meter dan langsung menghantam rumah warga dan menewaskan dua anak,” kata Wahyudin di Bandung.

Dampak dari peristiwa ini cukup parah. Satu unit rumah milik warga bernama Ato mengalami kerusakan berat setelah bangunan tersebut jebol dihantam tanah longsor. 

Rumah tersebut dihuni oleh satu keluarga yang terdiri dari empat orang. Selain itu, satu kontrakan milik Dasep yang dihuni satu orang juga dilaporkan terdampak.

Dua korban yang dinyatakan meninggal dunia adalah Aldi Alfarik yang masih berusia tiga bulan, serta Rere Revania yang berusia lima tahun. 

Salah satu korban sempat mendapatkan bantuan medis sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

“Korban atas nama Rere Revania sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bedas untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong,” jelas Wahyudin.

Pasca-kejadian, personel BPBD bersama perangkat desa dan unsur Muspika setempat segera terjun ke lokasi untuk melakukan asesmen. 

Langkah ini diambil untuk memetakan risiko serta mencegah adanya ancaman bahaya lanjutan bagi warga sekitar.

Mengingat kondisi tanah di lokasi yang masih rawan bergeser, BPBD mengeluarkan imbauan keras agar masyarakat yang tinggal di zona bahaya segera mengosongkan tempat tinggal mereka untuk sementara waktu.

“Kami meminta masyarakat tetap waspada, terutama apabila hujan kembali turun, karena berpotensi memicu longsor susulan,” tegasnya.

Sebagai bentuk penanganan darurat, BPBD Kabupaten Bandung telah mendistribusikan bantuan logistik bagi para penyintas. Bantuan tersebut mencakup peralatan kebersihan, alat kerja (sekop dan pacul), serta kebutuhan dasar seperti matras, selimut, dan paket makanan siap saji. (ant/dpi)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Paket Siaga 72 Jam Bukan Sinyal Perang: Pelajaran dari Panduan Darurat Belanda
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Konsumsi Listrik RI di 2025 Tumbuh 3,75%
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Syarat Lulus KIP Kuliah 2026: Ini Ketentuan Resmi agar Bisa Kuliah Gratis hingga Lulus
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Konser Dua Delapan Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Perjalanan Musik dengan Panggung 360 Derajat dan Kolaborasi Spesial
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Bahar bin Smith Tersangka, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan 4 Februari
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.