Peringati Satu Abad NU di IKN, Basuki Hadimuljono Sebut Nusantara Jadi Laboratorium Kerukunan

tvrinews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ricardo Julio

TVRINews, IKN

Ribuan muslim dan muslimat Nahdlatul Ulama (NU) memperingati Hari Lahir ke-100 NU atau satu abad di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kegiatan yang berpusat di Kantor Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN ini menjadi simbol dukungan dan doa kebangsaan NU bagi kelanjutan pembangunan Nusantara.

Acara tersebut diisi dengan Tausiyah Kebangsaan dan doa bersama yang dipimpin oleh Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, Pengasuh PP Amanatul Ummah sekaligus Ketua Umum PP Pergunu PBNU. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Kalimantan Timur, jajaran PWNU Kalimantan Timur, serta unsur TNI–Polri.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan fisik IKN harus berjalan beriringan dengan fondasi spiritual yang kuat demi mewujudkan kota yang harmonis.

“Kami berharap Bapak dan Ibu semua dapat ikut mengisi jiwa Nusantara ini. Ke depan, IKN akan menjadi laboratorium kerukunan. Saat ini kami sedang membangun masjid negara di dalam satu kompleks peribadatan yang di dalamnya ada klenteng, basilika, pura untuk memelihara toleransi di Nusantara,” ujar Basuki pada Minggu, 1 Februari 2026.

Senada dengan hal itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menekankan peran strategis warga Nahdliyin dalam mendukung stabilitas pembangunan di daerah maupun di kawasan IKN ke depannya.

“NU harus terdepan dalam membangun Kalimantan Timur dan Ibu Kota Nusantara. Kami berharap kita dapat terus berdoa bersama agar Kalimantan Timur dan IKN dijauhkan dari konflik dan bencana,” kata Seno.

Sementara itu, Rais Syuriah PWNU Kalimantan Timur, KH. Muhammad Ali Cholil, menjelaskan bahwa pemilihan IKN sebagai lokasi peringatan satu abad bertujuan untuk melibatkan umat secara langsung dalam mendoakan keberhasilan agenda nasional.

“Kami berharap warga NU yang hadir di IKN turut mendoakan agar target pencapaian Ibu Kota Politik pada 2028 dapat tuntas. Ke depan, kami juga menggagas peringatan Hari Santri di Masjid Negara serta kirab tongkat dan tasbih dari Jakarta ke Nusantara sebagai simbol kepemimpinan yang dilandasi spiritualitas,” ujar Ali.

Peringatan satu abad NU di IKN ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pembangunan infrastruktur dengan nilai-nilai kebangsaan dan toleransi. Peran aktif ulama dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan IKN sebagai kota inklusif yang berlandaskan persatuan dalam keberagaman.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
for Revenge soal Tembus 11 Juta Pendengar Spotify: Sempat Merasa Beban
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Atasi Banjir Bekasi, Dedi Mulyadi KDM Bakal Pulihkan Resapan Air
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
LSP Unhas Perkuat Arah Program dan Tata Kelola Sertifikasi
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Piala Asia Futsal 2026: Indonesia, Jepang, Iran hingga Thailand Lolos Perempat Final, Ini Jadwal Perempat Final
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Gudang dan 4 Ruko Tekstil di Cipadu Kebakaran, Kerugian Capai Rp 7 Miliar
• 2 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.