Investor Wall Street Waspada Dampak Kevin Warsh Jadi Calon Ketua The Fed

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bursa Saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup melemah pada Jumat (30/1). Hal ini menyusul pengumuman terbaru dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Dikutip dari Reuters, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,36% ke 48.892,47, S&P 500 melemah 0,43% ke 6.939,03. Sementara Nasdaq Composite merosot 0,94% ke 23.461,82.

Baca Juga: OJK Siap Lawan Penggoreng dan Influencer Saham

Trump mendorong bank sentral untuk dipimpin oleh Eks Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh. Hal itu dinilai sebagai sinyal kebijakan moneter yang lebih hawkish.

Kevin Warsh dipandang mendukung suku bunga yang lebih rendah, namun tidak seagresif kandidat lain yang mendorong pelonggaran moneter besar-besaran. Ia diperkirakan akan memimpin bank sentral dengan pendekatan yang lebih membatasi peran bank sentral dalam perekonomian dan meninjau ulang strategi kebijakan moneternya.

“Investor sedang menyesuaikan diri terhadap Kevin Warsh. Mereka waspada terhadap implikasinya ke arah kebijakan moneter,” kata Chief Investment Officer Citizens Wealth, Michael Hans.

Dari sisi data ekonomi, indeks harga produsen (PPI) tercatat naik lebih tinggi dari perkiraan pada Desember. Hal itu mengindikasikan tekanan inflasi berpotensi meningkat dalam beberapa bulan ke depan.

Musim laporan keuangan juga memberikan sinyal beragam. Investor masih mentoleransi belanja modal besar-besaran perusahaan teknologi selama pertumbuhan tetap terjaga.

Apple menutup pekan dengan proyeksi pertumbuhan pendapatan kuartal terbaru hingga 16%. Angka tersebut melampaui ekspektasi pasar, namun memperingatkan bahwa kenaikan harga chip memori mulai menekan margin keuntungan.

Sementara Microsoft berakhir melemah setelah pertumbuhan pendapatan cloud mengecewakan investor.

Baca Juga: Tak Hanya Soal Free Float, Indonesia Akan Kejar Standar Bursa Saham Dunia

Saham SanDisk di sisi lain melonjak setelah perusahaan memberikan proyeksi kuartal ketiga yang lebih baik dari perkiraan, didorong permintaan penyimpanan data terkait kecerdasan buatan (AI).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cerita Pilu TKW Indramayu, Terlantar di Malaysia, Merana di Negeri Sendiri
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kondisi Bocah SD di Cianjur yang Digigit 8 Anjing: Trauma, Tak Ada Gejala Rabies
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
ABG Loncat dari Jembatan Loji Ditemukan Tewas di Sungai Cisadane Bogor
• 9 jam laludetik.com
thumb
Prakiraan Cuaca Hari Ini Minggu 1 Februari 2026: Jabodetabek Pagi Berawan, Siang Hujan Sedang
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Isu Saham Gorengan, BEI Singgung Pentingnya Penegakan Hukum di Pasar Modal
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.