Lewat Program Pemberian Makanan Tambahan dan Edukasi Gizi, Dunia Usaha Tekan Risiko Stunting

mediaindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita

STUNTING masih menjadi persoalan kompleks yang dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya rendahnya edukasi masyarakat terkait pemenuhan makanan bergizi bagi anak. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas sumber daya manusia dan keberlanjutan ekonomi daerah dalam jangka panjang.
 
Di tengah tantangan tersebut, keterlibatan dunia usaha semakin dipandang penting sebagai bagian dari mitigasi risiko sosial. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, sektor swasta turut mengarahkan intervensi ke isu kesehatan dasar, termasuk pencegahan dan penanganan stunting, sebagai bentuk investasi sosial berkelanjutan.
 
Pendekatan ini tecermin dari program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang dijalankan Paramount Land di sekitar wilayah pengembangan Paramount Petals, Kabupaten Tangerang, sepanjang Januari 2026. Program ini menyasar balita terindikasi stunting dengan fokus pada pemenuhan asupan gizi sekaligus peningkatan edukasi bagi orang tua.

Program PMT dilaksanakan secara kolaboratif dengan kader posyandu, tenaga kesehatan, serta pemerintah setempat. Selain penyaluran makanan bergizi, kegiatan juga diiringi dengan edukasi mengenai pola makan seimbang, pemantauan pertumbuhan anak, serta pendampingan kepada keluarga penerima manfaat. Pendekatan ini diarahkan untuk menjawab akar persoalan stunting, bukan sekadar penanganan jangka pendek.

Sejak 2014, Paramount Land secara konsisten menjalankan berbagai program CSR di bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Pendekatan ini memperlihatkan pergeseran strategi CSR dari kegiatan filantropi sesaat menuju program berbasis dampak yang terukur dan relevan dengan kebutuhan sosial di sekitar wilayah usaha.
 
Manajemen Paramount Land menilai bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Investasi sosial di bidang kesehatan anak diposisikan sebagai fondasi penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan berdaya saing dalam jangka panjang.
 
Direktur Paramount Land Norman Daulay menyatakan, keterlibatan perusahaan dalam program pemberantasan stunting tidak terlepas dari kesadaran akan peran dunia usaha dalam pembangunan sosial.

"Stunting adalah isu bersama yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Melalui program ini, kami ingin berkontribusi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar kawasan pengembangan," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (1/2).
 
Program PMT juga dinilai memberikan efek ganda. Selain membantu meningkatkan status gizi balita penerima manfaat, kegiatan ini memperkuat kapasitas kader posyandu dan meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya nutrisi sejak usia dini. Dalam jangka panjang, peningkatan literasi gizi di tingkat keluarga diharapkan mampu menekan angka <i<stunting secara lebih berkelanjutan.
 
Bagi dunia usaha, investasi sosial di sektor kesehatan dan pendidikan bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga strategi untukmenjaga keberlanjutan ekonomi kawasan dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. (Fal/E-1)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kodam Siliwangi Beri Bantuan kepada Keluarga 2 Polisi yang Tewas Tertabrak Truk TNI
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Ramalan Zodiak Senin 2 Februari: Aquarius Perkuat Sosialisasi, Libra Saatnya Menata Kebiasaan Lama
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Inovasi RSCM untuk Wisata Medis
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Menteri Dody Instruksikan Balai Kementerian PU di Jawa Barat Siaga Penuh Dukung Evakuasi Longsor Cisarua
• 12 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Harga BBM SPBU Swasta Februari 2026: Shell, BP-AKR dan Vivo Kompak Turun
• 20 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.