DOMINIC Solanke menjadi pusat perhatian dalam laga dramatis di London Utara. Melalui sebuah penyelesaian akrobatik yang langka, penyerang Tottenham Hotspur tersebut berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 dengan Manchester City di laga Liga Primer Inggris, Minggu (1/2).
Pertandingan ini awalnya terlihat akan menjadi malam yang mudah bagi pasukan Pep Guardiola. Manchester City tampil dominan sejak peluit pertama dibunyikan dan hanya butuh 11 menit untuk membuka keunggulan.
Rayan Cherki berhasil menaklukkan kiper Guglielmo Vicario lewat penyelesaian klinis setelah menerima umpan matang Erling Haaland di dalam kotak penalti.
Baca juga : Tottenham Hotspur vs Manchester City, Gol Tunggal Erling Haaland Pastikan Kemenangan the Citizen
Dominasi The Citizen berlanjut hingga akhir babak pertama. Pada menit ke-43, Antoine Semenyo menggandakan keunggulan City menjadi 2-0, memanfaatkan celah di lini pertahanan Spurs yang tampak lesu.
Skor ini bertahan hingga turun minum, membuat publik tuan rumah sempat meragukan strategi yang diterapkan Thomas Frank.
Kebangkitan di Babak KeduaMemasuki babak kedua, Spurs tampil dengan intensitas yang berbeda. Perubahan taktik Frank mulai membuahkan hasil, terutama dalam mengisolasi lini tengah City yang biasanya cair.
Baca juga : Tottenham Hotspur vs Manchester City, Dua Gol Erling Haaland Buat the Citizen di Ambang Juara
Momentum Spurs dimulai ketika Dominic Solanke berhasil memperkecil ketertinggalan di menit 53. Penyerang asal Inggris tersebut menunjukkan kekuatannya dengan menahan bek City, Abdukodir Khusanov, sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dihalau Gianluigi Donnarumma.
Puncak drama terjadi saat pertandingan memasuki fase krusial. Berawal dari pergerakan Conor Gallagher di sisi sayap, ia mengirimkan umpan silang terukur ke jantung pertahanan City. Solanke, yang berada dalam posisi sulit, melakukan aksi improvisasi luar biasa dengan teknik scorpion kick—menendang bola menggunakan tumitnya sambil melompat ke depan. Bola meluncur melewati Donnarumma dan menggetarkan jala gawang City, membuat stadion bergemuruh di menit 70.
Dampak di KlasemenMeski City terus menekan di sisa waktu pertandingan untuk mencari gol kemenangan, lini pertahanan Tottenham tetap disiplin hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil imbang 2-2 ini menjadi pukulan telak bagi Manchester City dalam perburuan gelar juara. Mereka kini tertinggal enam poin dari Arsenal yang kokoh di puncak klasemen Liga Primer Inggris.
Bagi Tottenham, meski masih tertahan di peringkat ke-14, tambahan satu poin dari tim sekelas City memberikan suntikan moral yang besar.
Performa Solanke yang dinobatkan sebagai Player of the Match membuktikan bahwa ia tetap menjadi ancaman mematikan di lini depan bagi siapa pun lawannya. (beinsport/Z-1)




:quality(80):format(jpeg)/posts/2026-02/02/featured-c8acdc4a78c5312d18570795e7b4efb7_1770012380-b.jpg)