Perkuat Diplomasi Al-Qur’an Indonesia, Kemenag Gandeng 4 Lembaga Mitra Mesir

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, MESIR - Kementerian Agama menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama dengan sejumlah lembaga penerbitan dan distribusi di Mesir dalam rangkaian Cairo International Book Fair (CIBF) 2026 di Mesir.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis Indonesia dalam memperkuat diplomasi Al-Qur’an dan penguatan literasi keislaman di tingkat global.

BACA JUGA: Kemenag Perkenalkan Ekoteologi dan Peran Agama sebagai Sumber Harmoni Sosial di Mesir

Kepala Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Ismail Nur, mengatakan, dalam ajang internasional tersebut, UPQ menandatangani MoU dengan empat mitra Mesir, yaitu United Egypt Company for Trading and Individual Investment, Aldiplomasy.com (Arabic–English Editions), Dar-Mobdioun for Publishing and Distribution, serta United Arab Foundation.

“Seluruh MoU ini memiliki substansi kerja sama yang sama, mencakup bidang percetakan, penerbitan, distribusi mushaf Al-Qur’an, serta penguatan literasi dan pemikiran keislaman,” ujar Ismail Nur di Kairo, saat dihubungi pada Minggu (1/2).

BACA JUGA: Kemenag Pastikan tidak Ada Rekrutmen CPNS dan PPPK

Menurut Ismail, kerja sama ini tidak hanya berfokus pada aspek produksi dan distribusi mushaf Al-Qur’an, tetapi juga diarahkan untuk membangun kolaborasi strategis internasional dalam penyebarluasan literasi Al-Qur’an, pendidikan keagamaan, serta penguatan pemikiran Islam moderat.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin memperluas akses masyarakat Mesir dan kawasan sekitarnya terhadap mushaf Al-Qur’an Indonesia yang berkualitas, sahih, dan terverifikasi, sekaligus menguatkan peran Indonesia sebagai aktor global dalam diplomasi Al-Qur’an,” jelasnya.

BACA JUGA: Sepanjang 2025, Kemenag Kukuhkan Pendidikan Agama sebagai Investasi Peradaban Bangsa

Dia menambahkan MoU tersebut juga membuka ruang dialog peradaban melalui penyelenggaraan pameran buku dan mushaf Al-Qur’an, seminar internasional, serta forum-forum ilmiah lintas negara.

Dengan demikian, kerja sama ini diharapkan menjadi medium pertukaran gagasan, keahlian, dan pengalaman antarnegara dalam pengembangan literasi keislaman global.

MoU tersebut ditandatangani di Kairo, Republik Arab Mesir, pada 29 Januari 2026, dan berlaku selama tiga tahun sejak 2026, dengan kemungkinan diperpanjang berdasarkan kesepakatan tertulis para pihak.

Ismail menegaskan, penandatanganan MoU ini memiliki arti penting bagi UPQ dan Indonesia. Selain menjadi fondasi kerja sama internasional di kawasan Timur Tengah, langkah ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat rujukan percetakan Al-Qur’an yang profesional dan berstandar internasional.

“Kerja sama ini membuka jalur distribusi resmi dan berkelanjutan mushaf Al-Qur’an Indonesia di Mesir, yang kami harapkan dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan kerja sama lanjutan, baik dalam program bersama, pameran internasional, maupun pertukaran keahlian percetakan mushaf,” ujarnya.

Ke depan, Ismail berharap, MoU tersebut dapat segera diimplementasikan secara nyata melalui program penerbitan dan distribusi Al-Qur’an yang berkelanjutan, sekaligus membangun ekosistem kerja sama jangka panjang antara UPQ dan mitra di Mesir.

“Harapannya, kontribusi Indonesia dalam penguatan literasi Al-Qur’an global semakin meningkat, serta membuka peluang kerja sama dengan lembaga-lembaga Islam di Timur Tengah, Afrika, hingga Eropa,” kata Ismail.

Dia juga menekankan pentingnya peran UPQ sebagai role model internasional dalam tata kelola percetakan dan distribusi mushaf Al-Qur’an yang akuntabel dan profesional, serta penguatan kontribusi Indonesia dalam literasi keislaman, kebudayaan, dan pengembangan pemikiran Islam moderat di tingkat dunia. (flo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cerita Warga soal Asap Bahan Kimia dari Pabrik di Cilegon: Dada Kami Sesak dan Mual
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Diserang Netizen di Tengah Konflik Denada–Ressa, Irfan Hakim Buka Suara soal Fakta yang Tak Terungkap
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Mensesneg Ungkap Tokoh Oposisi yang Bertemu Prabowo, Siapa?
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Tingginya Harga Emas Bikin Minat Nikah Masyarakat Loyo
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Klaim Belum Ada Kasus Virus Nipah, Tapi Tiongkok Sudah Siapkan Alat Tes dan Obat Potensial
• 1 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.