Purbaya Ungkap Hambatan yang Bikin Dapan dan Asuransi Malas Masuk Bursa

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Pimpinan Danantara bersama sejumlah pejabat RI, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat doorstop media di Lobby Utara, Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan ada hambatan psikologis yang membuat perusahaan asuransi dan dana pensiun (Dapen) ragu untuk memperbesar porsi investasi mereka di bursa saham.

Purbaya menduga pelaku industri dapen dan asuransi khawatir terkait kemungkinan adanya aturan tidak tertulis tehadap investasi saham dari institusi besar. Dia pun berjanji akan mengecek perihal ini.


Baca: Limit Asuransi di Saham Naik Jadi 20%, Rp143 T OTW Masuk Bursa?

"Mungkin saya salah baca, tetapi mungkin mereka takut investasinya akan ada perintah nggak tertulis. Saya akan cek dengan mereka, kenapa atau bisa nggak mereka tingkatkan (investasi) ke bursa saham," kata Purbaya di Wisma Danantara, dikutip Senin (2/1/2026).

Dia pun yakin perusahaan dapen dan asuransi dapat mendongkrak investasi mereka di saham sejalam dengan manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang akan membaik ke depannya.

Baca: OJK Sebut Investor Tak Perlu Khawatir, Free Float 15% Ada yang Serap

Adapun, pemerintah telah menaikkan batas maksimal investasi saham bagi asuransi dan dana pensiun hingga 20%. Kebijakan ini telah diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Dia mengaku kebijakan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

Kendati dibuka hingga 20%, Purbaya menuturkan pemerintah akan membatasi hanya pada saham berkapitalisasi besar yang memiliki fundamental kuat, seperti indeks LQ45.

"Kami akan bebaskan lagi ke 20%, tetapi di saham-saham yang tidak goreng-gorengan. Mungkin untuk pertama kita batasi di LQ45," tegas Purbaya.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:
Setelah Bea Cukai, Purbaya Bakal Rombak Pejabat Pajak Pekan Depan!

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Terima Laporan Kerugian Kasus Korupsi Gedung Pemkab Lamongan
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Data Terbaru! RI Bisa Tukar Data Transaksi Kripto dengan 117 Negara
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
SCMP dan Kadin Indonesia Siap Gelar China Conference Southeast Asia 2026
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
MNC Peduli-RSI Assyifa Gelar Operasi Katarak, Warga: Rasanya Bahagia Ada yang Tolong
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Kronologi Kurir Paket di Cianjur Dikeroyok Warga, Berawal karena Salah Paham Soal COD
• 1 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.