- Apa saja upaya PSI agar lolos ke parlemen?
- Bagaimana kesiapan PSI menyambut Jokowi?
- Ada apa di balik narasi ”kandang gajah” PSI?
- Apa pesan di balik dilancarkannya strategi ”kandang gajah” oleh PSI di sejumlah daerah?
- Apa target utama Jokowi dengan menyemangati PSI?
- Bagaimana partai politik merespons langkah Jokowi ”turun gunung” untuk PSI?
Sejumlah kejutan dibuat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) agar bisa lolos ke parlemen di Pemilu 2024. PSI membuat kejutan tatkala menggaet Kaesang Pangarep, putra Presiden Joko Widodo, sebagai anggota partai, Sabtu (23/9/2023). Kejutan tak berhenti di situ. Berselang dua hari atau persisnya pada Senin (25/9/2023), Kaesang sudah langsung ditetapkan menjadi Ketua Umum PSI.
Terkait sejauh mana ”efek Kaesang” mampu berdampak secara elektoral bagi PSI untuk bisa lolos ke parlemen pada Pemilu 2024, Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes menilai, efeknya tidak terlalu besar.
Sebab, waktunya sangat terbatas, tinggal tersisa beberapa bulan sebelum pemilu. Dengan waktu terbatas, tidak mudah bagi PSI melakukan sosialisasi dan mobilisasi. ”Apalagi, tingkat pengenalan publik pada PSI belum besar,” tuturnya.
Selain itu, efek calon legislatif (caleg). Ketika berhadapan dengan partai-partai lain, caleg-caleg PSI sebagian besar politisi yang belum pernah memiliki pengalaman kompetisi langsung dalam pemilu. Oleh karena itu, ketika berhadapan dengan petahana dinilai berat.
Kemudian, pilihan calon pemilih juga dilihatnya sudah mulai stabil. Perubahan-perubahan suara kemungkinan terjadi, tetapi Arya menduga, tidak terlalu besar. Apalagi, PSI kehilangan banyak kader yang pindah ke partai lain atau keluar dari PSI.
Pada pertengahan tahun 2025, PSI secara terbuka menyambut baik dan membuka pintu selebar-lebarnya jika Presiden ke-7 RI Joko Widodo ingin bergabung. Sebab, sejak awal PSI didirikan hanya untuk mendukung Jokowi.
PSI yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep, putra Jokowi, tengah membuka pendaftaran calon ketua umum yang baru. Pendaftaran yang semula akan ditutup pada 18 Juni diperpanjang hingga 23 Juni 2025.
Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman mengatakan, partainya sangat membuka pintu lebar bagi Jokowi yang semakin menunjukkan niatnya bergabung dengan partai berlambang mawar tersebut. ”Seluruh kader dan pengurus PSI siap menyambut Pak Jokowi jika bergabung dengan PSI,” katanya, Senin (9/6/2025).
Menjelang Pemilu 2029, PSI agresif menantang dominasi PDI-P di Jawa Tengah. Ambisi PSI merebut basis suara di Jawa Tengah disuarakan secara terbuka. Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menyebut provinsi tersebut sebagai ”kandang gajah”, mewakili logo PSI yang berlambang gajah.
Pernyataan itu disampaikan Kaesang saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Dewan Pimpinan Wilayah PSI Jawa Tengah di Surakarta, Jateng, Kamis (8/1/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan target perolehan kursi PSI pada Pemilu 2029.
PSI menargetkan di seluruh DPRD kabupaten/kota dan provinsi di wilayah Jateng bisa diperoleh 17 kursi. Saat ini, masih terbatas 12 kursi dengan 2 kursi di antaranya di DPRD Provinsi Jateng.
PSI sudah memanaskan mesin politiknya dari sekarang, jauh hari sebelum Pemilu 2029. Sederet konsolidasi digelar sambil melancarkan strategi ”kandang gajah” di sejumlah daerah.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep beberapa kali mengungkapkan keinginannya menjadikan suatu daerah sebagai kandang gajah. Ambisi itu ia kemukakan kepada para kadernya dalam rentetan rapat koordinasi wilayah di sejumlah daerah, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Bali.
”Ini pesannya sederhana, membesarkan PSI. Menjadikan wilayah-wilayah itu tadi sebagai basis kekuatan PSI,” kata Wakil Ketua Umum PSI Andy Budiman saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Getolnya konsolidasi itu diiringi berlanjutnya tren perpindahan tokoh senior partai lain ke partai berlambang gajah tersebut. Faktor Jokowi disebut ikut menjadi pemicu migrasi kader-kader senior partai politik lain menuju PSI.
Dalam Rapat Kerja Nasional PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026), Joko Widodo datang dan berpidato berapi-api di hadapan ribuan pendukung. Berkali-kali ia berteriak masih sanggup datang dan menumbuhkan partai berlambang gajah tersebut. Selain tembus ke Senayan, ia memastikan memiliki target utama untuk partai ini.
Jokowi mengatakan, ia datang sebagai motivator. Sebab, partai yang diisi anak muda ini butuh semangat. Pernyataan bahwa ia terus sanggup, tambahnya, merupakan pesan untuk seluruh jajaran pengurus agar bekerja keras dan mati-matian.
Hal itu dilakukan untuk partai dan nantinya bagi rakyat. ”Kalau saya lihat, dengan struktur yang ada, targetnya masuk ke Senayan. Insya Allah. Tapi, targetnya bukan itu,” kata Jokowi.
Partai-partai di parlemen menyatakan tidak gentar meskipun Presiden ke-7 RI Joko Widodo menegaskan akan bekerja keras untuk PSI menjelang Pemilu 2029. Mereka menyebut telah memiliki basis pemilih dan kader yang kuat.
Bahkan, sebagian partai menanggapi langkah Jokowi dengan santai, seraya menegaskan bahwa prioritas saat ini adalah konsolidasi internal dan kerja langsung ke masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan.



