Onad Divonis Alami Peter Pan Syndrome, Akui Mentalnya Masih Terjebak di Usia 19 Tahun

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Onadio Leonardo atau Onad kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkap fakta baru usai menyelesaikan masa rehabilitasi narkoba selama tiga bulan. Bukan hanya soal kasus penyalahgunaan narkoba, Onad juga mengaku mendapat diagnosis mengejutkan dari psikolog yang menanganinya. 

Suami Beby Prisillia ini disebut mengalami Peter Pan Syndrome, sebuah kondisi psikologis yang berkaitan dengan ketidakmatangan emosional meski usia telah dewasa. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

Baca Juga :
Onad Akui Pakai Narkoba untuk Relaksasi: Nggak Worth It Ya Pas Ketangkep
Onad Diultimatum Beby Prisillia, Kalau Sampai Pakai Narkoba Lagi...

Onadio Leonardo
Photo :
  • Instagram Onadio Leonardo

Seperti diketahui, Onad baru saja bebas setelah menjalani rehabilitasi akibat tertangkap polisi dalam kasus narkoba. Ia sebelumnya mengaku menggunakan narkoba hanya untuk relaksasi dan dilakukan sesekali. Namun, ia menyadari bahwa “hari apes” bisa datang kapan saja dan akhirnya harus menerima konsekuensi hukum dari perbuatannya.

Selama menjalani rehabilitasi, Onad tidak hanya fokus pada pemulihan fisik, tetapi juga menjalani serangkaian asesmen psikologis. Dari proses inilah, muncul kesimpulan yang membuatnya terkejut. Ia menceritakan bagaimana psikolog menilai dirinya mengalami Peter Pan Syndrome, yakni kondisi ketika seseorang sulit melepaskan diri dari fase usia tertentu yang dianggap sebagai masa emas hidupnya.

“Terkena Peter Pen syndrome,” ungkap Onad yang dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier pada Senin, 2 Februari 2026. 

Onad mengungkap bahwa psikolog menilai dirinya masih terjebak secara mental di usia 19-20 tahun, meskipun secara usia biologis ia sudah jauh lebih dewasa. Hal ini dinilai memengaruhi cara berpikir dan menyikapi berbagai masalah hidup.

“Nyangkut di umur. Jadi ternyata lu itu nggak bisa move on dari umur golden age lu yang 19,” ungkapnya lagi. 

Menurut pengakuan Onad, selama di pusat rehabilitasi, tim profesional sempat kebingungan menentukan pendekatan yang tepat untuknya. Hal ini karena kasus yang dialaminya tidak hanya soal penyalahgunaan zat, tetapi juga berkaitan dengan kondisi psikologis yang lebih dalam.

“Gua tiap hari kan mereka bingung ya orang kayak begini di assesment apa ya? Orang cuma cimeng gitu ya. Jadinya apa? Psikolog. Jadi gua tiap hari sama psikolog,” kata Onad. 

Dari serangkaian sesi itulah, akhirnya muncul kesimpulan diagnosis yang cukup spesifik. Onad bahkan sempat kebingungan ketika pertama kali mendengar istilah tersebut.

Baca Juga :
TERPOPULER: Fakta Denada Akui Ressa Rizky Anak Kandung, Alasan Onad Pakai Narkoba
Pengakuan Onad soal Alasan Pakai Narkoba hingga Tertangkap
TERPOPULER: Alasan Chiki Fawzi Dicopot Jadi Petugas Haji, Boiyen Gugat Cerai Suami Setelah 2 Bulan Menikah

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Niat Puasa setelah Nisfu Syaban Berakhir Sebenarnya Boleh atau Tidak? Buya Yahya Jelaskan Hukumnya
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Siap-Siap, Suzuki Mau Luncurkan Mobil Listrik di IIMS 2026
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Novak Djokovic Pantang Menyerah Meski Kalah di Final Australian Open 2026
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Abraham: Presiden Prabowo Katakan secara Eksplisit Tidak Mustahil Polri di Bawah Kementerian
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Perjuangan Mahasiswa Autis Asperger Raih Gelar Sarjana Peternakan di UGM
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.