Investor Masih Panik, IHSG Dibuka Anjlok 3,86%

medcom.id
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan hari ini alami aksi jual besar-besaran.
 
IHSG tercatat melemah 3,86 persen dengan berada pada level 8006 pada pembukaan perdagangan Senin, 2 Februari 2026. 
 
Kemudian indeks JII koreksi 5,71 persen dengan berada pada level 526. Lalu indeks unggulan LQ45 melemah 2,86 persen dengan berada pada level 809. Saham-saham seperti ANTM, INCO, SCMA, EXCL, UNTR menjadi pemberat IHSG pada pembukaan hari ini. 
 
Baca juga: IHSG Anjlok, Ini Profil dan Pendidikan Iman Rachman yang Mundur dari Jabatan Dirut BEI

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih menuturkan sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, dari dalam negeri seperti sejumlah langkah terbaru termasuk transisi kepemimpinan OJK dan BEI akibat MSCI. Hal ini diharapkan dapat terselesaikan sebelum Mei-26 untuk menurunkan risiko reklasifikasi pasar ekuitas Indonesia menjadi frontier market. 

Adapun pertemuan dengan MSCI akan dilakukan hari ini (2 Feb- 26). Di sisi lain, indeks PMI Manufaktur Indonesia pada Jan-26 kembali naik di level ekspansif 52,6 dari bulan sebelumnya 51,2. Jumlah pesanan baru dan produksi naik menandakan kenaikan industri manufaktur yang berkelanjutan.
 
IHSG rebound di akhir pekan, meskipun investor asing lanjutkan outflow di seluruh pasar ekuitas domestik senilai Rp1,53 triliun. Jika diakumulasi sejak awal tahun (ytd), outflow mencapai Rp9,87 triliun. Selain nilai tukar rupiah yang tertekan, investor asing juga mencermati isu transparansi free float dalam indeks MSCI. 
 
Dari Mancanegara, Bursa Wall Street kompak melemah. Pelaku pasar mencermati nominasi calon ketua The Fed menggantikan Jerome Powell pada Mei-26 mendatang.  Kevin Warsh dengan latar belakang anggota Dewan Gubernur Fed (2006-2011) ditunjuk sebagai nominasi kuat pilihan Presiden Trump. 
 
Di sisi lain, harga emas dan perak anjlok usai dilanda aksi profit taking dan posisi The Fed yang menahan suku bunga. Harga emas secara intraday turun 6% ke level USD 4.600 (2/2/2026) setelah di akhir pekan koreksi 9% (30/1/2026) sekaligus penurunan harian terdalam sejak 1980-an. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Politisi Peter Mandelson Mundur Usai Foto Vulgar di Epstein Files Tersebar
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Rayakan Valentine dengan Pengalaman Kuliner Mewah di SJM Resorts Makau
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Darurat Sertifikat Tanah! Girik Resmi Tak Berlaku Mulai Hari Ini, Warga Diminta Segera Ubah!
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Jadi Korban Petasan, Media Italia Sebut Fans Inter ‘Kehilangan 3 Jari’
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Menteri PPPA Tekankan Sinergi Lintas Sektor dalam Penguatan SIMFONI PPA Versi 3
• 23 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.