Jakarta, tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korban dari ulah para fans Inter Milan saat sedang memperkuat Cremonese. Dia dilempar petasan di tengah pertandingan.
I Grigiorossi menjamu Nerazzurri di Stadio Giovanni ZIni dalam lanjutan kasta tertinggi Liga Italia, Serie A. Duel berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan tim tamu.
Gol-gol Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski menjadi pembeda dalam laga ini. Sedangkan Cremonese melanjutkan tren tanpa kemenangannya menjadi sembilan laga beruntun di Liga Italia.
Emil Audero kembali dipercaya untuk menjadi starter bagi Cremonese. Namun, dia mengalami nasib sial di tengah laga.
Kiper Timnas Indonesia itu menjadi korban petasan yang dilempar dari tribun tandang, sebagaimana dilaporkan oleh Football-Italia. Hal ini sempat membuat duel ditunda selama beberapa saat.
“Pertandingan di Stadio Giovanni Zini sempat dihentikan sementara ketika terdengar ledakan keras dan asap memenuhi udara, saat sebuah kembang api yang dilemparkan dari tribun pendukung Inter mengenai Audero,” ulas Football-Italia.
Audero masih bisa tetap bermain. Namun, sang penjaga gawang berusia 29 tahun mengalami sayatan dan luka bakar di kakinya.
- REUTERS/Matteo Ciambelli
“Ia mampu pulih dan melanjutkan permainan, meskipun mengalami luka kecil dan bekas luka bakar di kakinya,” tambahnya.
Di sisi lain, ini juga memberikan dampak kepada sang pelaku. Berdasarkan laporan dari media-media Italia, seperti La Gazzetta dello Sport dan Corriere dello Sport, pelakunya harus dibawa ke rumah sakit setempat di Cremona.
Dia mengalami luka di tiga jarinya karena insiden tersebut. Lebih lanjut, sang pelaku akan ditahan karena tindakan ini.
“Namun, surat kabar La Gazzetta dello Sport dan Corriere della Sera mengklaim bahwa pelaku telah diidentifikasi karena ia datang ke rumah sakit di Cremona dengan cedera tangan, setelah tiga jarinya sendiri mengalami kerusakan,” tulis Football-Italia.
“Ia akan ditangkap dan dilarang menghadiri stadion, tetapi masih harus dilihat bagaimana pihak berwenang akan bereaksi, yang berpotensi melarang semua penggemar Nerazzurri menghadiri pertandingan tandang,” tambahnya.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5369562/original/013781500_1759474166-1000580297.jpg)


