Diduga Dianiaya, untuk Apa Banser Hadir di Acara Bahar bin Smith?

kompas.com
16 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Rida, anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser), diduga dianiaya oleh pendakwah Bahar bin Smith saat Rida menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Cipondoh, Tangerang, pada 21 September 2025.

Diketahui Bahar dalam kegiatan tersebut diundang sebagai penceramah.

Pertanyaannya pun muncul: untuk apa Banser hadir di acara Bahar bin Smith?

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Midyani, menjelaskan singkat bahwa Rida memang senang mengikuti kegiatan Maulid Nabi.

Baca juga: Bermula dari Ajakan Bersalaman, Bahar bin Smith Diduga Aniaya Banser

"Betul niatnya datang mau lihat ceramah, karena memang dia anggota yang suka menghadiri Maulid Nabi," tutur Midyani saat dikonfirmasi, Minggu (1/2/2026).

Kronologi versi Banser

Midyani mengatakan, saat itu Rida berjarak 2 meter dari Bahar dan hendak bersalaman.

Namun, saat mendekat, tiba-tiba dia langsung dipiting oleh pengawal Bahar.

"Dan ada pemukulan di depan panggung sampai dibawa ke rumah salah satu tersangka," ujar Midyani.

Baca juga: Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Dugaan Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang

Setibanya di rumah salah satu tersangka, Rida kembali mengalami dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Bahar bersama pengikutnya.

"Kemudian Bahar meminta ruangan untuk melakukan perbuatan kejinya (penganiayaan) di dalam kamar tersebut dipukuli Bahar dan pengikutnya dari pukul 00.30 WIB sampai sekitar jam 03.00 dini hari," jelasnya.

Baca juga: Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Anggota Banser, Diperiksa 4 Februari

Selain kekerasan fisik, korban juga kehilangan telepon genggam yang dibawa oleh salah satu pelaku.

"Jadi ada tiga tersangka plus Bahar. Saat kejadian ponsel korban diambil oleh pelaku kekerasan. Untuk Bahar baru ditetapkan tersangka tanggal 30 kemarin," kata Midyani.

Midyani juga menyoroti penangguhan penahanan terhadap tiga tersangka lain oleh Polres Metro Tangerang Kota.

Menurutnya, ketiga tersangka memiliki peran yang sama dalam dugaan penganiayaan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Dengan adanya penangguhan penahanan terhadap tiga tersangka lainnya, artinya negara melalui Polres Metro Tangerang Kota membiarkan pelaku pencurian dengan kekerasan, penganiayaan, pengeroyokan, dan tindakan yang merendahkan derajat kemanusiaan bebas berkeliaran,” ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tom Holland Sempat Kelelahan, Kenali Tanda Kekurangan Vitamin B12
• 5 jam lalugenpi.co
thumb
Prabowo Ungkap Alarm Dunia: Hampir Semua Kepala Negara Takut Perang Dunia Ketiga
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Kasus Nipah di India Jadi Alarm, BRIN Ungkap Jejak Virus Nipah di Indonesia
• 13 jam lalueranasional.com
thumb
Waka MPR Dorong Upaya Pencegahan Pekerja Anak Lewat Kebijakan Komprehensif
• 5 jam laludetik.com
thumb
Snow Moon Terlihat di Indonesia, Puncaknya Malam Ini
• 9 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.