Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 83 Sekolah di Cianjur, Total Anggaran Rp106 Miliar

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Kementerian pendidikan dasar Menengah (Kemendikdasmen) meresmikan program revitalisasi 83 satuan pendidikan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan program ini menjadi bagian dari target nasional perbaikan infrastruktur sekolah agar seluruh siswa belajar di lingkungan yang aman, layak, dan berkualitas.

Berdasarkan data Kemendikdasmen, revitalisasi di Cianjur mencakup 83 satuan pendidikan, terdiri atas 26 SD, 25 SMP, 12 SMA, 12 SMK, 2 SLB, 1 SKB, dan 1 PKBM, dengan total anggaran Rp106.160.902.393.

BACA JUGA:Lebih Dari 1 Dekade Hadir, BRILink Agen Ohim Sukses Berdayakan Warga dan Bangun Jejaring Usaha Mikro

BACA JUGA:Warga Sebut Sistem SKU di RDF Rorotan Mati Sejak 10 Januari 2026, DLH DKI Jakarta: Tidak Ada Pemadaman

Secara data nasional, pada 2025 pemerintah berhasil merevitalisasi 16.168.169 sekolah dengan anggaran Rp16,9 triliun. Melalui sistem swakelola sesuai arahan Presiden, efisiensi anggaran mencapai lebih dari 32 persen sehingga cakupan pembangunan bertambah. Saat ini, sekitar 92 persen proyek telah rampung.

Menurut Mu’ti, sistem swakelola membuat pembangunan lebih tepat waktu, transparan, dan berkualitas. Selain itu, proyek juga menggerakkan ekonomi lokal karena tenaga kerja dan material berasal dari masyarakat sekitar.

Untuk 2026, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp14 triliun guna merevitalisasi 11.700 sekolah. Presiden bahkan menargetkan tambahan 60 ribu sekolah lagi, sehingga total perbaikan bisa mencapai lebih dari 70 ribu satuan pendidikan. 

BACA JUGA:Aktivasi Rekening PIP Diperpanjang Hingga 28 Februari 2026, Siswa segera Cek Statusnya!

BACA JUGA:Tabel Pinjaman KUR BCA 2026 Rp100 Juta Tenor 1-5 Tahun, per Bulan UMKM Harus Bayar Berapa?

Targetnya, sebelum 2029 tidak ada lagi sekolah rusak, roboh, atau fasilitas sanitasi yang buruk,"ujar Mu'ti, di Cianjur, Sabtu, 31 Januari 2026. 

Mu’ti menegaskan revitalisasi bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun peradaban dan kualitas sumber daya manusia melalui sarana pendidikan yang layak.

Kementerian juga mengusung visi “Pendidikan Bermutu untuk Semua dengan Partisipasi Semesta”, dengan memperluas akses belajar melalui jalur formal, nonformal, hingga pendidikan keluarga.

Langkah ini diharapkan menekan angka putus sekolah yang masih dipengaruhi faktor geografis dan keterbatasan akses.

Terakhir, Pendidikan harus bisa dijangkau semua anak Indonesia, di mana pun mereka berada,” pungkasnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gaji ke-13 dan THR yang Perlu Diketahui
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pria di Blora Tiba-tiba Tendang Kucing hingga Mati, Polisi Buru Pelaku
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Petugas Damkar Terluka Saat Padamkan Kebakaran Ruko Cipadu
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Tak Terima, Iran Cap Balik Militer Eropa sebagai Kelompok Teroris
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Megawati Soekarnoputri Disambut Menteri Negara UEA Saat Tiba di Abu Dhabi
• 5 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.