Hibah Aset Pemkot–PIP Dikebut, Stadion Untia Ditarget Rampung 2028

celebesmedia.id
4 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mendorong percepatan proses hibah aset antara Pemkot Makassar dan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) guna mendukung pengembangan kawasan Untia, khususnya pembangunan stadion dan akses jalan penunjang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly menjelaskan, kerja sama antara Pemkot Makassar dan PIP berkaitan langsung dengan kebutuhan lahan serta akses jalan menuju stadion yang akan dibangun di kawasan tersebut. Dalam prosesnya, terdapat dua aset negara yang menjadi objek hibah antara kedua belah pihak.

Aset milik PIP yang dibutuhkan Pemkot Makassar berupa lahan seluas 8.188 meter persegi. Sementara itu, aset milik Pemkot Makassar yang saat ini dimanfaatkan PIP memiliki luas 10.416 meter persegi, di mana di atasnya telah berdiri bangunan dan sebagian jalan lingkar PIP.

“Dalam rapat sebelumnya, kita membahas dua opsi, yakni tukar-menukar aset dengan nilai yang sama atau skema hibah yang dilakukan secara terpisah dan pada waktu yang berbeda,” ujar Zulkifly saat memimpin rapat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) teknis dan civitas akademika PIP di Ruang Sekda Makassar, Senin (2/2/2026).

Ia mengungkapkan, hasil konsultasi masing-masing pihak ke kementerian terkait merekomendasikan agar proses dilakukan melalui mekanisme hibah terpisah, bukan tukar guling secara langsung. 

PIP telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, sementara Pemkot Makassar melakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Hasil konsultasi menyarankan agar hibah dilakukan secara terpisah. Artinya, PIP menghibahkan asetnya ke Pemkot Makassar, dan di waktu lain pemerintah kota juga menghibahkan asetnya ke PIP, dengan dasar dan alasan yang jelas sesuai regulasi,” jelasnya.

Mantan Kepala Bappeda Makassar itu juga menyampaikan bahwa Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) merekomendasikan agar hibah dari PIP ke Pemkot Makassar dilakukan lebih dahulu. Pertimbangan utama adalah kebutuhan mendesak pembangunan akses jalan menuju stadion Untia.

“Aset yang akan dihibahkan PIP ke Pemkot Makassar terdiri atas pembangunan akses jalan dengan nilai sekitar Rp15 miliar dan sebidang tanah senilai Rp6 miliar. Selanjutnya, pemerintah kota juga akan menghibahkan sebidang tanah kepada PIP sesuai mekanisme hibah,” ungkapnya.

Andi Zulkifly menargetkan seluruh proses hibah dapat dirampungkan paling lambat Juni 2026 agar tidak menghambat pengembangan kawasan Untia, termasuk pembangunan stadion.

“Target kita hibah rampung Juni. Untuk PIP, perencanaan satu bulan bisa selesai. Pemerintah kota juga harus percepat agar proyek Untia, termasuk stadion, tidak terlambat,” katanya.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Makassar akan membentuk tim percepatan hibah serta tim appraisal untuk menghitung nilai aset sebelum proses hibah dilaksanakan. Sekda yang akrab disapa Zul itu juga meminta BPKD segera menyiapkan surat permintaan hibah kepada PIP sebagai dasar administrasi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Arab Saudi Bikin Gebrakan, Tangguhkan Kontrak Operasi 1.800 Travel Haji Umrah Asing
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
IHSG Pekan Ini Berpotensi Bangkit di Tengah Estafet Kepemimpinan BEI-OJK
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
HP di Tangan, Fokus Menghilang: Ancaman Sunyi bagi Generasi Muda
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Red Notice Terbit, Interpol Lacak Jejak Riza Chalid sebagai Buronan Internasional
• 17 jam laludisway.id
thumb
Andai Tak Ada Sanksi FIFA, PSM Makassar Mungkin Menyiapkan Dusan Lagator Hadapi Semen Padang
• 23 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.