Jenderal Korea Ngeluh ke Prabowo: Bali Kotor Sekali, Enggak Bagus

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengaku mendapat keluhan dari jenderal asal Korea yang menyebutkan bahwa Bali akhir-akhir ini begitu kotor dan tidak sebagus dahulu.

Cerita ini disampaikan Prabowo di hadapan para kepala daerah dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center, Bogor, Senin (2/2/2026).

"Saya di Korea ketemu tokoh-tokoh, menteri-menteri, jenderal-jenderal, kadang-kadang ya tentara di manapun, dia enggak pakai basa-basi, bicaranya apa adanya. Dia ngomong ke saya," kata Prabowo, Senin.

Baca juga: Prabowo: Kelapa Sawit adalah Tanaman Ajaib!

"Dia bilang, 'Your Excellency, I just came from Bali, oh Bali so dirty now, Bali not nice'. Bah, saya tapi terima itu sebagai koreksi. Ini harus kita atasi bersama," imbuh dia.

Prabowo mengingatkan bahwa turis tidak akan mau berwisata ke Bali apabila pantai-pantai di Bali masih kotor seperti yang dikeluhkan sang jenderal.

Padahal, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang menyerap banyak lapangan pekerja.

Oleh sebab itu, Prabowo menegaskan bahwa keluhan sang jenderal harus menggugah para kepala daerah untuk menjaga kebersihan.

Baca juga: Prabowo Cerita Presiden SingapuraTerkesan Backpacker-an di Bugis, Ada Apa?

"Tapi saya menggugah, saudara-saudara sekalian, pariwisata, apakah turis mau datang melihat sampah? Indonesia indah, dia mau datang lihat kumuh? Dia mau ke Bali, pantai Bali kotor.

Prabowo lantas menyentil para kepala daerah di Bali yang tidak mampu membersihkan pantai.

Padahal, menurut dia, pemerintah setempat cukup melibatkan anak sekolah untuk bergotong royong membersihkan pantai.

"Gubernur, bupati, SMA, SMP, SD, di bawah kendali saudara. Apa susahnya sih? Entah hari Sabtu, Jumat, semua anak sekolah kumpul di pantai ini, 'ini pantai kita, halaman kita, ayo kita bersihkan ramai-ramai'," kata Prabowo.

Baca juga: Prabowo: Kita Tak Bisa Terlalu Idealis karena Ini adalah Dunia Nyata

Prabowo pun berniat mengerahkan TNI dan Polri untuk membersihkan pantai jika kepala daerah tidak bisa bergerak.

"Apa salahnya, kalau bupati dan gubernur tidak bisa saya perintah, dandim, danrem, saya perintahkan kau gerakkan anak buahmu, korve tiap hari, atau beberapa hari, korve, korve, korve. Kepolisian gerakkan korve, korve, korve," ucapnya disambut teriakkan 'siap'.

Di samping itu, Prabowo juga meminta Badan Pengelola Investasi Danantara menggerakkan ribuan anak buah di BUMN untuk membersihkan sampah di kantor masing-masing.

Baca juga: Prabowo: Kalau Terjadi Perang Nuklir, Kita yang Tidak Terlibat Pasti Kena!

Prabowo bahkan memerintahkan setiap menteri untuk membersihkan sampah minimal 30 menit sebelum masuk kantor.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Danantara, semua BUMN, ribuan anak buahnya korve. Saya tidak mau lihat plastik atau sampah di sekitar kantor BUMN. Semua menteri K/L, sebelum masuk kantor, minimal setengah jam, bersihkan lingkunganmu. Benar ya? Jangan siap siap, siap," kata Prabowo.

"Minimal setengah jam pagi-pagi sebelum masuk kantor. Kalau perlu menterinya memimpin. K/L semua itu, semua kantor. Kita ini sekarang harus menyatakan perang terhadap sampah. Bagaimana bupati, wali kota? Ini untuk rakyat kita. Sampah itu bencana, sampah itu penyakit. Kita akan dukung saudara-saudara," ujar dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jadwal Baru KA Bandara di Yogyakarta, Operasikan 50 Perjalanan Per Hari
• 23 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Final Thailand Masters 2026: Ubed Comeback atas Teeraratsakul, Indonesia Borong 4 Gelar
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Analis Politik: Bicara tentang Jokowi dan PSI, Itu Melampaui Legal Formal Jadi Anggota Parpol
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Khamenei Wanti-wanti AS: Jika Serang Iran, Bisa Jadi Perang Regional
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Berencana Masuk BEI, Danantara Janji Jaga Independensi
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.