FAJAR, MAKASSAR – Aksi main hakim sendiri menghebohkan warga Makassar, Sulsel. Seorang pengemudi mobil dilaporkan melakukan pemukulan terhadap pasangan suami-istri (pasutri) setelah terlibat insiden senggolan di jalan raya.
Meski sempat mencoba melarikan diri, pelaku kini telah berhasil diringkus oleh pihak kepolisian.
Insiden kekerasan ini terjadi di kawasan Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, pada Sabtu malam (31/1/2026) sekitar pukul 19.30 Wita. Berawal dari senggolan mobil, adu mulut, lalu memukul.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana, Senin (2/2/2026) mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan pria yang diduga sebagai pelaku pemukulan brutal tersebut.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari rekaman video viral dan kesaksian anak korban, peristiwa bermula saat mobil korban melaju di lajur kanan.
Di belakang mereka, terdapat sebuah mobil abu-abu dengan nomor polisi DD 1153 UM yang diduga mencoba mendahului, karena terhalang oleh bus di lajur kiri.
Nahas, saat melakukan manuver perpindahan jalur, mobil pelaku menyerempet kendaraan korban. “Ibu saya turun untuk memeriksa kerusakan, namun pengemudi tersebut tampak ingin langsung tancap gas,” tulis anak korban dalam narasi video yang beredar.
Cekcok Berujung Pemukulan Brutal
Setelah dipaksa berhenti, kedua belah pihak akhirnya menepi. Alih-alih berdiskusi secara kekeluargaan, pelaku justru menunjukkan sikap temperamental sejak awal.
Menurut anak korban, pelaku mendekati ayahnya dengan agresif dan mendorong dadanya. “Ibu saya mencoba menengahi, tetapi pelaku justru membentak dan menunjuk-nunjuk dengan nada mengancam,” terang anak korban.
“Ketika ayah saya mencoba menepis tangan pelaku yang mengarah ke ibu saya, pelaku secara membabi buta melayangkan pukulan berkali-kali. Akibatnya, ibu saya juga kena pukulan,” tambahnya.
Modus Kabur
Ironisnya, usai melakukan tindakan kekerasan, pelaku sempat menantang korban untuk menyelesaikan masalah ini di kantor polisi (Polsek). Korban yang merasa benar pun menyetujui ajakan tersebut.
Namun, itu diduga hanyalah siasat pelaku. Di tengah perjalanan menuju kantor polisi, pengemudi mobil abu-abu tersebut tiba-tiba tancap gas dan menghilang dari iring-iringan kendaraan korban.
Kini, setelah diamankan petugas, polisi tengah mendalami motif serta identitas lengkap pelaku untuk diproses secara hukum.
Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi pengguna jalan agar tetap tenang dan tidak main hakim sendiri saat terjadi insiden lalu lintas. (*)





