Merahputih.com - Polda Metro Jaya secara resmi memulai Operasi Keselamatan Jaya 2026 di seluruh wilayah hukum Jakarta dan sekitarnya selama 14 hari, terhitung sejak Senin (2/2) hingga 15 Februari mendatang, guna meningkatkan disiplin berlalu lintas menjelang bulan suci Ramadhan.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, mengungkapkan bahwa operasi ini memprioritaskan penindakan terhadap pelanggaran yang kerap memicu kecelakaan dan keresahan masyarakat.
"Beberapa target yang kami sasar, belakangan ini fenomena yang muncul, di antaranya pengendara-pengendara yang melawan arus," ujar Komarudin saat ditemui di Jakarta, Senin (2/2).
Baca juga:
Operasi Keselamatan Jaya 2026: Polisi Janji Tak Cari Kesalahan, Tapi Jangan Kasih Alasan Buat Ditilang
Fokus Penertiban Atribut Kendaraan dan Perilaku BerkendaraSelain melawan arus, petugas di lapangan juga mengincar pengemudi yang melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, serta pengguna jalan yang tidak mengenakan helm SNI.
Penggunaan knalpot brong dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai aturan juga menjadi sorotan utama, termasuk penyalahgunaan plat nomor kementerian atau lembaga.
"TNKB kementerian atau lembaga yang digunakan, banyak kita temukan, ini pun akan kita sasar," tegas Komarudin.
Sasaran lainnya mencakup penggunaan ponsel saat mengemudi, pengabaian sabuk pengaman, hingga pengendara yang berada di bawah pengaruh alkohol. Hal ini dilakukan demi menekan angka fatalitas kecelakaan di jalan raya.
Ribuan Personel Gabungan DikerahkanGuna memastikan kelancaran operasi, sebanyak 2.939 personel gabungan diterjunkan ke berbagai titik strategis di wilayah Jakarta. Kekuatan ini melibatkan unsur Polri, TNI, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan.
"Rinciannya, terdiri dari Satgas Polda Metro Jaya 1.086 personel, Satgas Res jajaran 1.713 personel, unsur TNI 80 personel, serta Satpol PP dan Dinas Perhubungan 60 personel," tutur Komarudin menjelaskan sebaran kekuatan tim di lapangan.
Baca juga:
Polda Metro Jaya Ancam Pidanakan Oknum Polisi yang Diduga Main Tangkap Pedagang Es Jadul di Kemayoran
Sementara itu, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono menekankan bahwa kegiatan ini mengedepankan aspek edukasi dan preventif. Saat memimpin Apel Operasi Keselamatan Jaya 2026 di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, ia meminta masyarakat tidak perlu merasa terintimidasi.
"Operasi ini tidak dimaksudkan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama," pungkas Dekananto.
Kategori Detail Informasi Waktu Pelaksanaan 2 - 15 Februari 2026 (14 Hari) Total Personel 2.939 Personel Gabungan Unsur Terlibat Polri, TNI, Satpol PP, Dishub Sasaran Utama Lawan Arus, Knalpot Brong, TNKB Palsu, Ponsel/Alkohol Tujuan Utama Budaya Tertib Lalu Lintas & Keselamatan Bersama



