Heboh Kabar Listrik Mati Tujuh Hari, DPR: Tidak Ada Institusi Negara yang Benarkan Isu Tersebut!

okezone.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Perbincangan mengenai potensi kondisi darurat selama tujuh hari ramai diperbincangkan di masyarakat belakangan ini. Kabar tentang listrik dan ATM akan mati selama tujuh hari beredar luas dan tanpa sumber, tanpa otoritas, tanpa pijakan teknis yang masuk akal.

Anggota DPR RI Komisi II, Azis Subekti menegaskan, tidak ada pengumuman resmi dan tidak ada institusi negara yang membenarkan isu viral tersebut.

“Dalam sepekan itu, kita melihat pola yang kian mengeras di ruang digital, informasi dinilai bukan dari kebenarannya, melainkan dari keramaiannya. Pertanyaan “benar atau tidak” kalah cepat dari “sudah viral atau belum,”ujar Azis, Senin (2/2/2026).

Baca Juga :
Ini Riwayat Pendidikan Dharma Pongrekun yang Sebut Indonesia Masuk Fase Akhir The Great Reset

Praktisi Bigdata Analis, ini menjelaskan, di sinilah kerentanan publik bermula. Emosi menjadi pintu masuk utama, sementara literasi tertinggal di belakang.

“Bahaya sesungguhnya tidak berhenti pada kepanikan sesaat. Hoaks yang dibiarkan beredar membentuk kebiasaan kolektif, bereaksi dulu, berpikir belakangan. Dalam jangka panjang, ini menggerogoti kepercayaan pada institusi, pada informasi, bahkan pada sesama warga,”bebernya.

Politikus Partai Gerindra ini menambahkan, masyarakat yang terus diguncang kabar palsu akan lelah membedakan mana ancaman nyata dan mana rekayasa.

Baca Juga :
Dharma Pongrekun Tantang Pandji Dialog Terbuka: Mari Bicara Jujur!

“Di titik itu, ketika bahaya sungguhan datang, peringatan justru bisa diabaikan karena dianggap sekadar isu viral lagi,” ucapnya.

Era ini kata dia, menuntut kebajikan baru yang jarang dibicarakan, kesabaran digital. Kemampuan untuk berhenti sejenak sebelum membagikan, bertanya sebelum percaya, dan mencari sumber sebelum panik.

“Negara memang memikul tanggung jawab besar untuk hadir dengan komunikasi publik yang cepat dan kredibel. Tetapi warga juga memiliki tanggung jawab etis yang tak kalah penting: tidak menjadikan emosi pribadi sebagai kendaraan penyebaran kabar,” ujarnya.

Baca Juga :
Komisi V DPR Minta Kemenhub dan Pemda Berantas Perlintasan Kereta Ilegal

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polri Beberkan Alasan Sulit Tangkap Riza Chalid
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Sama dengan Kota-kota Besar Lainnya
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Kenapa Makan Setelah Jam 9 Malam Sebaiknya Dihindari? Ini Penjelasannya
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Hancurkan Parma 4-1, Juventus naik ke posisi empat
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Abraham Samad Ungkap Poin-Poin Pertemuan Prabowo dengan Sejumlah Tokoh di Kertanegara
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.