Liputan6.com, Jakarta - Penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) palsu menjadi salah satu sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya selama 14 hari ke depan. Penertiban dilakukan di seluruh wilayah Jakarta.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komarudin menyebut, masih banyak ditemukan kendaraan menggunakan TNKB tidak sesuai peruntukan, mulai dari TNKB palsu hingga TNKB kementerian/lembaga yang dipakai kendaraan pribadi.
Advertisement
"Banyak juga ditemukan penggunaan-penggunaan TNKB ataupun kendaraan-kendaraan yang menggunakan TNKB yang boleh dikatakan palsu, ya. TNKB kementerian/lembaga yang digunakan, banyak kita temukan, ini pun akan kita sasar. Namun itu tidak menjadi prioritas utama," kata Komarudin kepada wartawan, Senin (2/2/2026).
Dia menegaskan, penindakan difokuskan pada kendaraan yang jelas melanggar dan berpotensi menimbulkan masalah hukum maupun ketertiban lalu lintas.
"Beberapa target yang kami sasar di antaranya, belakangan ini fenomena yang muncul, di antaranya pengendara-pengendara yang melawan arus. Ini akan menjadi sasaran utama kami. Terutama pada ruas-ruas jalan yang memang kerap kali ditemukan banyak pelanggaran-pelanggaran melawan arus," ujar dia.
"Karena ini tentunya bukan hanya mengancam keselamatan dirinya, tapi orang di sekitarnya pun ikut terancam. Ini akan menjadi sasaran utama kami," dia menambahkan.




