Korban Tak Berani Lapor, Polisi Selidiki Dugaan Penyerangan Gudang Astro di Pasar Minggu

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi masih menyelidiki  penyerangan gudang toko belanja daring Astro Hub Ampera, Jakarta Selatan, meski hingga tiga hari setelah kejadian belum ada laporan resmi dari pihak korban. Kepolisian memastikan tetap membuka ruang perlindungan bagi korban yang ingin melapor.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Mohamad Iskandarsyah mengatakan, penyelidikan tetap berjalan meskipun laporan resmi belum diterima.

“Perkara itu masih diselidiki ya,” kata Iskandar kepada wartawan, Senin (2/2/2026).

Baca juga: Gudang Astro di Pasar Minggu Tetap Buka Usai Diserang dan Pegawai Dipukuli

Senada dengan itu, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Murodih mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi dan rekaman kamera pengawas (CCTV), terdapat tujuh orang yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.

“Sampai saat ini memang kita masih menunggu ya belum ada korban untuk melaporkan. kami selaku kepolisian akan melindungi ya bagi korban yang melapor baik ke Polsek maupun Polres,” ujar Murodih.

Ia menjelaskan, penyelidikan awal dilakukan dengan mengklarifikasi pihak Astro di lokasi kejadian pada Minggu (1/2/2026) dini hari.

“Nah, dari kami, pihak kepolisian sudah mengambil langkah-langkah, yang pertama melakukan penyelidikan dan pengecekan TKP ya, kemudian juga memeriksa saksi-saksi yang ada di sana,” jelas Murodih.

Sementara itu, berdasarkan unggahan akun Instagram @wargajakarta.id, korban disebut belum melapor karena khawatir mendapat intimidasi dari pihak lain.

Menanggapi hal tersebut, kepolisian kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan hukum bagi pelapor.

“Sampai saat ini memang kami masih menunggu ya belum ada korban untuk melaporkan. kami selaku kepolisian akan melindungi ya bagi korban yang melapor baik ke Polsek maupun Polres,” kata Murodih.

Baca juga: Gudang Toko Online Astro di Pasar Minggu Diserang, Pegawai Dipukuli

Peristiwa penyerangan ini terekam jelas oleh sejumlah kamera pengawas. Salah satu rekaman memperlihatkan sebuah mobil menabrak sepeda motor yang terparkir di bagian belakang gudang.

Akibatnya, sepeda motor tersebut terpental, sementara mobil berhenti setelah menabrak pohon. Beberapa karyawan yang berada di lokasi terlihat mendekat untuk memeriksa kondisi pengemudi.

Dalam rekaman lain yang diterima Kompas.com, tampak empat pria mendatangi kawasan gudang Astro. Mereka sempat bertegur sapa dan berjabat tangan sebelum salah satu dari mereka meluapkan emosi.

Seorang karyawan dipukul, lalu ditendang oleh pria lainnya. Sejumlah keranjang yang tersusun rapi juga dibanting ke berbagai arah.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Rekaman CCTV di dalam gudang menunjukkan beberapa karyawan lain turut menjadi sasaran. Para pelaku terlihat berjalan menyusuri lorong-lorong gudang, seolah mencari seseorang atau sesuatu.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Kondisi Pasar Saham RI Terkini
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tak Bisa Lagi Dibina, Kapolda Sulteng Ambil Tindakan Tegas Pecat 34 Polisi Sekaligus
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Neraca Perdagangan RI Kembali Surplus USD 2,51 Miliar, Non-Migas Jadi Penopang Utama
• 3 jam laludisway.id
thumb
Noel Ingin Jadi Ketua KPK Usai Kasus Korupsi Kemnaker
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Gonjang-ganjing Koreksi IHSG, Ketua DEN Luhut: Tidak Perlu Panik, Ini Momentum Bangun Pasar Modal Kredibel
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.